Suara.com - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap penanganan Covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan. Sebanyak 66,3 persen responden menyatakan puas terhadap penganan Covid-19 khusunya di September 2020.
Hal itu diketahui berdasar hasil survei Indikator Politik Indonesia bertajuk 'Politik, Demokrasi, dan Pilkada di Era Pandemi'.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan, berdasar hasil survei hanya 33 persen responden yang menyatakan tidak puas.
"Puas sebanyak 66,3 persen dan 33 persen tidak puas," kata Burhanuddin dalam sebuah diskusi virtual, Minggu (25/10/2020).
Sedangkan di sisi lain, Burhanuddin mengungkapkan sebanyak 54,3 persen responden menilai pengendalian penyebaran Covid-19 di Indonesia cukup atau sangat terkendali.
Sedangkan, 43 persen responden menilai kurang atau tidak terkendali. Sementara sisanya, 2,8 persen tidak menjawab.
Menurut Burhanuddin, sebagian besar responden yang menilai pemerintah cukup atau sangat bisa mengendalikan Covid-19 cenderung berasal dari kelompok masyarakat menengah ke bawah.
Sedangkan, kelompok masyarakat menengah ke atas justru lebih banyak yang menilai kalau pemerintah kurang atau tidak bisa mengendalikan penyebaran Covid-19.
"Tapi terlepas dari semua itu, overall masyarakat mengatakan terkendali," ujar Burhanuddin.
Baca Juga: Masa Pandemi Covid-19, Warga Kian Takut Mengeluarkan Pendapat
Sebagai informasi Indikator Politik Indonesia melakukan survei sejak tanggal 24 hingga 30 September 2020 dengan sampel sebanyak 1.200 responden yang dipilih secara acak dan diwawancarai melalui telepon.
Adapun, margin of error kurang lebih sebesar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Tanpa Pelantikan, Prabowo Resmi Angkat Kuntadi sebagai Jampidsus
-
7 Motor Kuat Nanjak dan Angkat Barang Berat tapi Irit Bensin, Harga 5 Jutaan
-
Bisakah Label dan Pajak Karbon pada Pangan Tekan Emisi Tanpa Bebani Konsumen? Peneliti Ungkap Ini
-
4 Ide OOTD Romantic Soft Girl ala A-na Hearts2Hearts yang Super Gemas!
-
Purbaya Tegaskan Kebijakan Layer Tarif Cukai Rokok Berlaku Tahun Ini, Tinggal Tunggu DPR
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang
-
Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?
-
Kenapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional? Begini Sejarahnya
-
Sudaryono Jadi Kepala BGN yang Baru, Dilantik Sore Ini
-
9 Jam Tangan Pintar Anti Air untuk Aktivitas Outdoor yang Murah, Mulai Rp200 Ribuan