Suara.com - Jika Anda atau keluarga menderita kandung kemih atau penyakit yang menyebabkan seseorang tidak bisa membuang air kecil, pasti sudah tak asing dengan alat kesehatan selang kateter. Yuk mengenal arti dan jenis selang kateter, ketahui juga fungsi Selang kateter selengkapnya.
Selang kateter merupakan selang atau kantung berisi cairan urine yang biasanya diletakkan di samping ranjang pasien. Alat ini biasanya digunakan oleh orang yang tidak bisa buang air kecil dengan normal.
Sebab, apabila kandung kemih tidak segera dikosongkan maka air kencing akan menumpuk pada organ ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.
Biasanya selang kateter ini hanya dipakai sementara hingga pasien bisa buang air kecil secara mandiri. Meski begitu, selang kateter ini juga harus diganti berkala supaya tidak menginfeksi pasien.
Berikut ini penjelasan mengenai selang kateter, arti, jenis dan fungsinya.
1. Pengertian
Selang kateter atau kateter urine adalah alat medis berupa selang berukuran kecil dan tipis yang terbuat dari karet atau plastik yang memiliki tekstur lentur dan fleksibel.
2. Jenis dan Fungsi Selang Kateter
Ada empat jenis selang kateter yang biasanya digunakan dalam proses medis yakni:
Baca Juga: Kronologis Perawat Berantem Mau Lihat Penis Pasien untuk Pasang Kateter
- Kateter plastik: digunakan sementera, mudah rusak, dan tidak fleksibel. Biasanya dipakai ketika penyakit yang diderita tidak kronis atau kritis.
- Kateter lateks: digunakan dalam untuk pemakaian dalam jangka waktu kurang dari 3 minggu
- Kateter silikon murni: dapat digunakan dalam 2-3 bulan, bahannya lentur dan lebih fleksibel untuk saluran kencing (uretra).
- Kateter logam: untuk pemakaian sementara, digunakan oleh ibu yang baru melahirkan untuk mengosongkan kandung kemih.
3. Cara Memasang Selang Kateter
- Siapkan jenis kateter sesuai dengan kebutuhan
- Sambungkan selang dengan kantong urine
- Isi spuit 10-15 cc dengan aquabidest
- Jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan steril
- Oleskan kateter dengan gel pelumas lidokain
- Bersihkan area kemaluan dengan povidone iodine
- Masukkan kateter perlahan melalui lubang uretra
- Jika urine sudah mengalir maka kembungkan balon pengunci
- Fiksasi selang kateter
Itulah pengertian, jenis, dan fungsi selang kateter. Jika Anda mengalami keluhan yang menyebabkan sulit buang air kecil, segera hubungi dokter atau kunjungi rumah sakit terdekat untuk perawatan dan penanganan lebih lanjut.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal