Suara.com - Memeriksakan kesehatan seksual masih terasa tabu bagi masyarakat Indonesia. Tak sedikit orang justru merasa malu jika diketahui orang lain memiliki gangguan seksual. Terlebih, tak banyak layanan kesehatan khusus masalah seksual di Indonesia. Tapi kini, Anda tak perlu bingung lagi. Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan RSCM Kencana klaim menjadi rumah sakit pertama yang menyediakan layanan klinik kesehatan pria dan pasangan dengan pedekatan multidisiplin berbasis one-stop service pertama di Indonesia.
”Kami menyediakan layanan rawat intensif, hemodialisa, kamar operasi, dan berbagai fasilitas pemeriksaan penunjang. RSCM juga berinovasi dengan berbagai teknologi dan aplikasi agar pasien dapat menjadwalkan dirinya secara daring sebelum berkunjung, salah satunya dengan aplikasi RSCMku dan dapat diunduh di playstore," papar Direktur Utama RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo dr. Lies Dina Liastuti, SpJP (K), MARS., dalam webunar peluncurannya, Selasa (27/10/2020).
Ia menjelaskan, alasan RSCM membuka layanan Men’s Health and Couple’s Well-being Clinic saat pandemi adalah karena layanan tersebut termasuk unggulan baru yang sangat dibutuhkan bagi pasien dengan masalah seksual dan reproduksi pria dan pasangan.
Terdapat tujuh departemen medik berbeda yang menjadi anggota tim dalam layanan kesehatan seksual itu, di antaranya spesialis Urologi, Bedah Plastik, Obstetri-Ginekologi, Psikiatri, Rehabilitasi Medik, Ilmu Penyakit Dalam, dan Neurologi.
Kepala Instalasi Pelayanan Terpadu RSCM Kencana Dr. dr. Riyadh Firdaus, SpAn-KNA, menyampaikan, dari hasil penelitian tercatat ada sekitar 15-20 persen pasangan di dunia memiliki gangguan infertilitas dengan proporsi gangguan pasangan pria dan wanita yang kurang lebih sama.
"Masih banyak masyarakat yang belum sadar dan memeriksakan pasangannya di awal gangguan, demikian juga dengan masalah seksual. Penelitian mencatat, angka gangguan seksual pada pria mencapai 31 persen dan 43 persen pada perempuan. Namun pengobatan secara baik dan profesional terhadap kasus-kasus tersebut masih kurang," katanya.
Dokter Riyadh berharap dengan dibukanya layanan Men’s Health and Couple’s Well-being Clinic, masyarakat dengan gangguan kesehatan pria dan pasangan, khususnya di bidang reproduksi juga seksual, tidak lagi bingung mencari pengobatan berbasis keilmuan kedokteran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak