Suara.com - Indonesia turut andil dalam penelitian pembuatan vaksin Sinovac untuk Covid-19 buatan China.
Penelitian di Indonesia mulai dilakukan saat sudah memasuki fase 3, sedangkan uji klinis fase 1 dan 2 hanya dilakukan di China.
Selain Indonesia, Brasil dan Turki juga melakukan penelitian serupa pada uji klinis fase 3. Hasil penelitian akan digabungkan untuk nantinya dijadikan vaksin Covid-19.
Nantinya, Indonesia akan menggunakan vaksin Sinovac tersebut. Namun sebelum diedarkan ke masyarakat Indonesia, vaksin tersebut harus mendapatkan izin edar dan penggunaan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
Pelaksana tugas Deputi Pengawasan Obat, NAPZA BPOM Dra. Togi. J. Hustadjulu menyampaikan bahwa BPOM tetap bisa menerbitkan izin walaupun penelitian vaksin dilakukan diberbagai negara.
"Uji klinik memang Sinovac dilakukan multicenter ada di Brasil, Turki, Indonesia untuk fase 3. Fase 1 dan fase 2 dilakukan di Tiongkok. Uji klinik pada dasarnya bisa kita terima hasilnya dari berbagai negara," kata Togi dalam konferensi pers virtual, Rabu (38/10/2020).
"Karena ini merupakan suatu standar umum dalam rangka pemberian persetujuan emergency use maupun dalam pemberian izin edar, jadi hasil uji klinis dari negara lain bisa digunakan BPOM," tambahnya.
Menurutnya, negara lain juga walaupun tidak turut andil dalam pebelitian uji klinis, tetapi bisa memberikan izin edar dan penggunaan obat dalam rangka penyembuhan maupun pencegahan suatu penyakit.
Togi menjelaskan, emergency use merupakan mekanisme registrasi khusus untuk obat dan vaksin pada kondisi darurat seperti pandemi Covid-19. BPOM bisa menggunakan persetujuan penggunaan darurat jika sudah berdasarkan evaluasi uji klinis dan hasil pembuatan obat untuk memenuhi aspek.
Baca Juga: Minta Izin WHO, Rusia Ingin Vaksin Covid-19 Sputnik V Dapat Izin Darurat
"Pemberian penggunaan obat dalam kondisi darurat ini harus dengan pertimbangan kemanfaatan yang lebih tinggi dari risikonya. Dalam memberikan persetujuan penggunaan obat dan vaksin BPOM dapat peroleh data dari uji klinis yang dilakukan di Indonesia maupun data yang diperoleh dari uji negara lain dengan pelaksaan uji klinis yang sama," paparnya.
"Data bisa menjadi tambahan pendukung terkait untuk khasiat dan keamann sambil menunggu hasil uji klinis fase 3 selesai dengan lengkap," tambah Togi.
Togi mengungkapkan, uji klinis fase 3 vaksin Sinovac di Indonesia telah memasuki tahap intern untuk ditargetkan selesai akhir tahun ini. Kemudian laporan hasil penelitian akan diberikan ke BPOM pada Januari 2021.
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Pemutih Badan yang Aman dan Sudah BPOM, Bisa Dipakai Setiap Hari
-
5 Sabun Penghilang Bekas Luka Menghitam Paling Ampuh, Sudah Terdaftar BPOM
-
BPOM Ingatkan Risiko Pangan Bermasalah, Ini Tips Aman Memilih Hampers Natal
-
BPOM Ungkap Peredaran Pangan Ilegal dan Kedaluwarsa Jelang Nataru, Nilainya Capai Rp 42 Miliar
-
Dari Innisfree hingga COSRX: Panduan Memilih Skincare Korea Halal BPOM
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026