Suara.com - Data terakhir dari survei Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) per 25 Oktober 2020, sudah ada 141 dokter Indonesia yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19. Padahal menurut Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo, berdasarkan target Satgas Covid-19, tim medis adalah kelompok rentan yang harus dilindungi.
Melihat dokter yang berguguran, Doni akhirnya menganalisis dan mencaritahu penyebabnya. Ia melihat rata-rata angka kematian dokter terbanyak terjadi pada periode Juli, Agustus, dan Septembar 2020. Pada periode itu, di Indonesia memang terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 yang cukup tinggi, dan cukup banyak pasien yang dirawat di rumah sakit.
Maka, solusi mencegah dokter bertumbangan adalah dengan mengurangi jumlah pertambahan kasus Covid-19 baru.
"Pada periode itu, angka kasus positif dan masyarakat yang dirawat di rumah sakit itu termasuk cukup tinggi. Dan kita harapkan kasus positif bisa berkurang, kemudian yang dirawat di rumah sakit tidak terlalu banyak," ujar Doni dalam acara Seminar Nasional Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), Jumat (30/10/2020).
Doni bercerita saat mengunjungi RS Wisma Atlet beberapa hari lalu, jumlah pasien yang dirawat dan diisolasi berkurang dratis. Dari yang tadinya tower 6 dan 7, kapasitasnya terisi 90 persen, kini hanya terisi 43, 7 persen.
Menurunnya jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit seperti di RS Wisma Atlet, kata Doni, dokter harus memanfaatkan kesempatan ini untuk relaksasi atau beristirahat sejenak mengembalikan energi. Sehingga sistem imun tetap baik dan mampu melawan virus corona penyebab sakit Covid-19.
"Saya sampaikan kepada mereka momentum ini supaya dimanfaatkan untuk relaksasi, bukan cuti tetapi istirahat," terang Doni.
Mirisnya, Doni juga mendapat kabar jika ada beberapa dokter yang sejak awal pandemi Covid-19 merebak di Indonesia hingga akhir Oktober 2020 belum beristirahat dan pulang ke kampung halaman, bertemu sanak keluarga.
"Jadi kita minta untuk bisa mengatur waktu ketemu keluarga, orangtua, memohon doa restu dan juga untuk rileks dengan melakukan kegiatan yang sifatnya personal. Sehingga nanti ketika ada kasus yang meningkat kita harapkan para dokter sudah lebih siap. Sehingga dengan penurunan kasus akan mengurangi kelelahan dari para dokter," tutup Doni.
Baca Juga: Satu Lagi, Dokter di Balikpapan Meninggal Dunia Terkonfirmasi Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari