Suara.com - Dari sekian banyak virus yang menginfeksi manusia, ada beberapa yang tergolong mematikan. Untungnya, vaksin dan obat antivirus memungkinkan kita untuk terhindari dari infeksi.
Namun, ada beberapa yang belum ditemukan obat atau vaksinnya, seperti virus corona jenis baru yang saat ini menjadi pandemi global.
Dilansir Live Science, berikut beberapa virus yang dapat membunuh manusia jika mereka terinfeksi, selain SARS-CoV-2.
1. Virus Marburg
Ilmuwan mengidentifikasi virus marburg pada 1967, ketika wabah kecil terjadi di antara pekerja laboratorium di Jerman yang tertular dari kera terinfeksi.
Virus Marburg mirip dengan Ebola yang dapat menyebabkan demam berdarah, jadi orang yang terinfeksi mengalami demam tinggi dan pendarahan di seluruh tubuh. Ini dapat menyebabkan syok septik, kegagalan organ, dan kematian.
Tingkat kematian saat wabah pertama adalah 25 persen, tetapi lebih dari 80 persen dalam wabah 1998 hingga 2000 di Republik Demokratik Kongo, serta pada wabah di Angola.
2. Virus Ebola
Wabah Ebola pertama menyerang secara bersamaan di Republik Sudan dan Republik Demokratik Kongo pada 1976.
Baca Juga: Ahli Ungkap Perbedaan Mencolok antara Covid-19, Mers, dan Ebola
Ebola menyebar melalui kontak dengan darah, cairan tubuh lain atau jaringan dari orang atau hewan yang terinfeksi.
Mikroba ini adalah strain virus yang sangat bervariasi dalam tingkat kematiannya.
Wabah Ebola yang berlangsung di Afrika Barat yang dimulai pada awal 2014 merupakan wabah penyakit terbesar dan paling kompleks hingga saat ini, menurut WHO.
3. Rabies
Meskipun vaksin rabies untuk hewan peliharaan telah membantu penyakit ini menjadi sangat langka di negara maju, Rabies masih menjadi masalah serius di India dan sebagian Afrika.
"Itu menghancurkan otak, itu penyakit yang sangat, sangat buruk. Jika Anda tidak mendapatkan pengobatannya, ada kemungkinan 100 persen Anda akan meninggal," jelas Elke Muhlberger, ahli virus Ebola dan profesor mikrobiologi di Universitas Boston.
4. HIV
Di dunia modern ini, virus paling mematikan dari semuanya mungkin human immunodeficiency viruse atau HIV.
"Virus ini masih menjadi pembunuh terbesar," kata Dr. Amesh Adalja, dokter penyakit menular dan juru bicara Infectious Disease Society of America.
Diperkirakan 32 juta orang telah meninggal karena HIV sejak penyakit itu pertama kali dikenali pada awal 1980-an
“Penyakit menular yang memakan korban terbesar umat manusia saat ini adalah HIV,” ungkap Adalja.
Obat antivirus yang kuat memungkinkan seseorang bertahan cukup lama dengan HIV.
5. Influenza
Selama musim flu biasa, WHO memperkirakan sebanyak 500.000 orang di seluruh dunia akan meninggal karena penyakit ini.
Tapi ketika jenis flu baru muncul, pandemi akan terjadi dengan tingkat penyebaran penyakit yang lebih cepat, dan seringkali dengan tingkat kematian yang lebih tinggi.
Pandemi flu paling mematikan, kadang-kadang disebut flu Spanyol, dimulai pada tahun 1918 dan menyerang hingga 40% populasi dunia, menewaskan sekitar 50 juta orang.
"Saya pikir ada kemungkinan hal seperti wabah flu 1918 bisa terjadi lagi. Jika strain influenza baru ditemukan dalam populasi manusia, dan dapat ditularkan dengan mudah di antara manusia, serta menyebabkan penyakit parah, kita akan mendapat masalah besar," tandas Muhlberger.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD