Suara.com - Malaysia dan Filipina melaporkan adanya tren penurunan kasus Covid-19, setelah sempat mengalami gelombang ketikga virus Corona.
Dilansir Anadolu Agency, Malaysia melaporkan 834 kasus baru pada Senin sehingga jumlah total Covid-19 di negara itu menjadi 33.339 kasus, dengan kasus aktif sebanyak 9.968 kasus.
Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham mengatakan, dari total kasus baru, 831 merupakan transmisi lokal sedangkan sisanya berasal dari luar negeri.
Noor Hisham juga menginformasikan sebanyak 900 pasien telah sembuh.
Dengan tambahan data ini, total pasien sembuh dari Covid-19 menjadi 23.120 orang.
Noor Hisham juga mengatakan dua tambahan kematian baru sehingga total pasien Covid-19 yang meninggal menjadi 251 orang.
Sementara itu Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire mengatakan bahwa jumlah kasus Covid-19 menurun 25 persen dalam dua pekan terakhir.
Departemen Kesehatan mengatakan ada penambahan 2.298 infeksi baru, sehingga total kasus menjadi 385.400.
Kasus baru tertinggi berasal dari Benguet, sebanyak 188.
Baca Juga: Berkontak dengan Orang Positif Covid-19, Direktur WHO Karantina Mandiri
Disusul kemudian oleh Kota Davao 166 kasus, Rizal 119 kasus, Kota Quezon 116 kasus dan Bulacan 91 kasus.
Filipina juga mencatat 87 pasien kembali pulih dari Covid-19, sehingga total kepulihan menjadi 348.830.
Sementara itu 32 orang meninggal karena Covid-19, sehingga total kematian naik menjadi 7.269.
Saat ini, terdapat 29.301 kasus aktif, atau 7,6 persen dari total kasus yang terkonfirmasi.
Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire mengatakan bahwa jumlah kasus Covid-19 menurun 25 persen dalam dua pekan terakhir.
"Mudah-mudahan akan terus berkurang sampai tidak ada kasus baru lagi," kata dia, kutip the Philippine Star.
Berita Terkait
-
Viral Polisi Injak Kepala Seorang Warga, Korban Ditarik dari Motor Sampai Terjatuh
-
Viral Video 22 Detik Penemuan Mayat Terbungkus Kain Tebal Terdampar di Tebing Batu Pulau Angsa
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Harus Penuhi Syarat Rumit, Timnas Indonesia Diambang Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026
-
Fokus Evaluasi Lini Serang Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Konversi Peluang Jadi Gol Lawan Malaysia
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai