Suara.com - Madu selama ini dipercaya memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Tapi, ternyata madu juga bisa berbahaya jika dicampur dengan air panas. Mengapa?
Sementara itu, meski dinyatakan memiliki efektivitas yang tinggi, Vaksin Covid-19 produksi Pfizer masih harus menghadapi lima tantangan. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut ini kabar terpopuler lainnya.
1. Waspada! Madu Bisa Jadi Racun Jika Dicampur Air Panas
Ibarat pepatah, madu di tangan kanan dan racun di tangan kiri, keduanya merupakan hal yang berlawanan. Namun madu malah bisa berubah jadi racun jika dicampur dengan air panas.
Melansir Medicalxpress, madu sendiri tinggi antioksidan seperti asam fenolik dan flavonoid yang dapat mendukung kesehatan yang lebih baik.
2. Terbukti Ampuh Lawan Virus Corona, Vaksin Pfizer Masih Hadapi 5 Tantangan!
Perusahaan farmasi Pfizer dan BioNTech telah mengumumkan vaksin buatannya yang terbukti mencegah orang tertular virus corona Covid-19 sebesar 90 persen.
Hasil penelitian vaksin ini melebihi prediksi yang sempat menganggap efektivitasnya hanya 70 persen. Tapi, vaksin Pfizer untuk virus corona Covid-19 ini tetap masih menghadapi tantangan lainnya.
Baca Juga: Enggan Kalah dari Pfizer, Rusia Klaim Vaksin Covid-19 Miliknya 90% Efekif
3. Anak Kedua Raditya Dika Sakit Kuning, Seberapa Berbahaya Untuk Bayi?
Anak kedua Raditya Dika harus masuk rumah sakit lantaran mengalami sakit kuning. Suami aktris Anissa Aziza itu bercerita kalau anaknya mengalami kelebihan kadar bilirubin hingga 18,9 mg/dL.
Radit mengatakan bahwa anaknya, Aksara Asa Nasution, masih dalam kondisi biasa saja saat digendong dalam perjalanan ke rumah sakit. Hanya saja usai diperiksa dokter, penulis sekaligus komedian itu terkejut bahwa anaknya yang baru berusia beberapa hari itu kelebihan bilirubin.
4. Sulit Orgasme Berulang Kali Saat Hubungan Seks, Ikut 5 Saran Ahli ini!
Orgasme adalah tanda puncak kepuasaan hubungan seksual seseorang. Tapi, beberapa orang mungkin kesulitan mencapainya atau tidak bisa melakukannya berulang kali.
Bagi sebagian orang, satu kali orgasme saja sudah cukup. Tapi, ada beberapa orang yang bisa mengalami orgasme ganda atau tidak orgasme sama sekali.
5. Catat! Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Hamil Setelah Berhubungan Seks
Kehamilan hanya bisa terjadi setelah pasangan melakukan hubungan seksual. Muncul pertanyaan, berapa lama waktu yang dibutuhkan dari berhubungan seks untuk bisa hamil?
Laman Medical News Today menulis lamanya waktu yang dibutuhkan untuk hamil setelah berhubungan seks tergantung pada situasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga