Suara.com - Lonjakan kasus virus corona di dunia semakin bertambah. Bahkan, ada beberapa negara yang sudah mulai memberlakukan lockdown kedua.
Salah satu cara untuk melindungi diri dari infeksi Covid-19 ialah memakai masker. Dari semua jenis masker, masker N95 dinilai paling efektif.
Namun, pakar tetap tidak merekomendasikan masker yang dipakai petugas medis ini untuk dikenakan oleh khalayak umum. Mengapa?
1. Sulit dipasang dan tidak nyaman
Karena faktor kenyamanan, masker N95 tidak dapat dipakai oleh siapa pun dengan rambut terurai di wajah.
Mark Cameron, peneliti penyakit menular dan profesor di Case Western Reserve University Medical School, mengatakan N95 tidak nyaman dan sulit untuk bernapas karena dibuat dengan serat polypropylene non-woven.
Cameron pun mengatakan bahwa ia hanya akan memakainya saat bekerja di laboratorium.
"N95 bukan untuk sebagian besar dari kita," kata Cameron, dilansir Cleveland Clinic.
2. Tidak praktis dan mahal
Baca Juga: Anggota DPRD Banten Keciduk Razia COVID-19, Tak Pakai Masker, Tapi Ngotot
Masker N95 lebih mahal daripada masker bedah biasa. Cameron juga mengatakan seharusnya tidak boleh dipakai lebih dari sekali.
John O'Horo, spesialis penyakit menular di Mayo Clinic, mengatakan memakai masker bedah biasa di dalam ruangan seharusnya cukup melindungi selama ada ventilasi yang baik dan pemakai menghindari kerumunan.
Ia mengatakan bahwa pemakaian N95 untuk aktivitas sehari-hari termasuk berlebihan dan mungkin tidak seefektif yang dipikirkan karena masalah uji kesesuaian.
3. Hanya memberikan perlindungan satu arah
Cameron mencatat beberapa masker N95 memiliki katup yang memungkinkan pemakainya bernapas. Ini memang melindungi pemakainya, tetapi tidak melindungi orang di sekitarnya.
4. Dibutuhkan lebih banyak informasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?