Ada juga beberapa bukti yang menyebut bahwa minum teh chamomile dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi kecemasan dan depresi, serta meningkatkan kesehatan kulit.
Selain itu, teh chamomile juga disebut memiliki beberapa khasiat unik yang dapat meningkatkan kualitas tidur. Secara spesifik, studi menyebut teh ini mengandung apigenin. Antioksidan tersebut mengikat reseptor tertentu di otak dan dapat meningkatkan rasa kantuk serta mengurangi insomnia.
Kiwi
Kiwi adalah buah yang rendah kalori dan sarat gizi. Satu kiwi mengandung 42 kalori dan sejumlah nutrisi, termasuk 71 persen DV untuk vitamin C. Buah ini memberikan 23 persen kebutuhan harian vitamin K untuk laki-laki dan 31 persen untuk perempuan.
Kiwi juga mengandung jumlah folat dan potasium yang menjanjikan serta mineral. Selain itu, buah ini juga bermanfaat untuk kesehatan pencernaan, mengurangi peradangan dan, menurunkan kolesterol. Khasiat ini lantaran kiwi memiliki jumlah serat dan antioksidan karotenoid yang tinggi.
Menurut penelitian tentang potensi meningkatkan kualitas tidur, kiwi menjadi salah satu makanan terbaik yang layak dikonsumsi sebelum tidur.
Dalam studi selama empat pekan, 24 orang dewasa makan kiwi satu jam sebelum tidur setiap malam. Pada akhir penelitian, partisipan tertidur 42 persen lebih cepat dibandingkan saat mereka tidak makan apapun sebelum tidur.
Selain itu, kemampuan tidur sepanjang malam tanpa bangun pun akan meningkat 5 persen, sementara total waktu tidur naik 13 persen. Efek ini kadang dikaitkan dengan serotonin, zat kimia pada otak yang membantu mengatur siklus tidur.
Jus Ceri Tart
Baca Juga: 10 Minyak Esensial yang Dipercaya Ampuh Tingkatkan Kualitas Tidur
Jus ceri tart mengandung hormon melatonin yang meningkatkan kualitas tidur dan dapat membantu mendorong tidur malam yang nyenyak.
Walnut atau Kacang Kenari
Walnut atau dikenal juga kacang kenari memiliki beberapa khasiat yang dapat meningkatkan kualitas tidur. Mereka adalah sumber melatonin dan lemak sehat yang bagus.
Teh Bunga Gairah
Teh bunga gairah mengandung apigenin dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi asam gamma aminobutyric (GABA). Ini dapat mempengaruhi tidur.
Nasi putih
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem