Suara.com - Pemeriksaan kehamilan mengharuskan ibu hamil datang ke rumah sakit. Di masa pandemi seperti ini, bagaimana cara aman melakukannya?
Ya, meski masih pandemi, ibu hamil tetap wajib melakukan pemeriksaan kehamilan.
Normalnya, pemeriksaan kehamilan dilakukan saat usia kandungan 10 minggu, 18 minggu, 28 minggu dan 36 minggu. Setelah itu, ibu hamil akan melakukan persiapan persalinan.
Pemeriksaan yang dilakukan pun bermacam-macam, mulai dari pemeriksaan pranatal, anatomi janin, pertumbuhan janin, hingga letak ari-ari janin.
Selain kesehatan janin, kekhawatiran lain seputar kehamilan saat pandemi adalah risiko penularan Covid-19 ke bayi.
Hingga saat ini, belum ada penelitian yang mampu menjelaskan secara gamblang, terkait risiko penularan Covid-19 pada ibu hamil dan bayi.
Nah, untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, Suara.com bekerja sama dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyelenggarakan Webinar dengan judul Cara Cerdas dan Aman Menjaga dan Periksa Kehamilan Saat Pandemi.
Webinar ini akan disiarkan langsung melalui kanal Youtube Suaradotcom pada Jumat, 20 November 2020 pukul 14.00 WIB besok.
Akan hadir sebagai narasumber pakar kandungan dr. Beeleonie, BMedSc, SpOG, KFER, sebagai dokter ahli obstetri dan ginekologi.
Baca Juga: 14 Tips Mengatasi Susah Tidur saat Hamil
Ada juga artis FTV Angelica Simperler yang berbagi kisah seputar kehamilan di tengah pandemi Covid-19.
Jangan ketinggalan acara webinar dari Suara.com ini ya!
Berita Terkait
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
9 Menu Sahur Sat-Set tapi Tetap Sehat untuk Ibu Hamil, Kaya Protein dan Serat!
-
Deretan Artis yang Umumkan Kehamilan dan Kelahiran di Awal 2026
-
5 Model Sepatu Terbaik untuk Ibu Hamil, Nyaman dan Minim Risiko
-
Zaskia Sungkar Bagikan Perkembangan Kehamilan usai Masuki Trimester Tiga
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia