Suara.com - Setiap profesi atau pekerjaan hadir dengan risikonya masing-masing terhadap kesehatan. Namun ada profesi yang dianggap paling tak menyehatkan.
"Ketika sebuah perusahaan benar-benar berinvestasi pada kesejahteraan karyawannya, hampir semua pekerjaan dapat dibuat lebih sehat secara signifikan," kata L. Casey Chosewood, MD, petugas medis senior untuk program Total Worker Health di Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Melansir dari Health, berikut lima profesi paling tak menyehatkan, antara lain:
1. Petugas Pemadam Kebakaran
Profesi pemadam kebakaran memiliki tingkat cedera, penyakit, dan kematian di tempat kerja yang tinggi. Mereka juga harus siap siaga terhadap panggilan darurat.
"Lebih banyak petugas pemadam kebakaran yang benar-benar meninggal karena serangan jantung dalam pekerjaan daripada yang disebabkan karena terbakar," kata Chosewood.
2. Buruh Manual
Jam kerja yang panjang, kurang tidur, dan kebiasaan makan yang buruk di tempat kerja juga mengancam kesehatan para pekerja tanpa mesin.
Ada 65.040 kasus cedera dan sakit di kalangan buruh pada tahun 2010, angka yang lebih tinggi daripada pekerjaan lainnya.
Baca Juga: Kemendikbud Terjemahkan Imbauan Protokol Kesehatan dalam 77 Bahasa Daerah
3. Pengacara
Pengacara memiliki tingkat stres dan depresi yang lebih tinggi daripada masyarakat umum. Sebuah survei tahun 2007 menemukan bahwa hanya empat dari 10 pengacara yang akan merekomendasikan karier tersebut.
4. Pekerja Kesehatan
Mereka yang ditugaskan untuk menjaga kita tetap sehat seringkali memiliki risiko tinggi. Pekerja medis terutama perawat dan dokter UGD yang bekerja sesuai shift bisa menghadapi ancaman termasuk gangguan tidur, peningkatan hormon stres, dan peningkatan risiko diabetes, sindrom iritasi usus, dan penyakit jantung.
Dalam studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Nursing Administration, sekitar 55 persen perawat yang disurvei mengalami obesitas. Mereka yang bekerja berjam-jam dan mereka yang pekerjaannya membutuhkan lebih sedikit aktivitas fisik berada pada risiko terbesar.
5. Pekerja Transportasi
Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja, pengemudi bus transit dan antarkota memiliki tingkat cedera dan penyakit tertinggi dari semua pekerjaan yang diukur pada tahun 2010.
Sopir bus, truk, dan taksi harus menunggu lama di belakang kemudi, sering menghirup asap knalpot atau makan makanan cepat saji yang tidak sehat.
Masalah tidur dan kantuk di tempat kerja biasa terjadi di kalangan profesional transportasi, mereka juga dekat dengan risiko kecelakaan lalu lintas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua