Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat menimbulkan berbagai komplikasi berbahaya seperti penyakit jantung dan stroke yang bisa berujung kematian.
Berbagai cara pun dilakukan untuk mengobati masalah hipertensi mulai dari berobat medis, menjaga gaya hidup hingga memanfaatkan herbal.
Berikut ini adalah 10 tanaman herbal yang dipercaya mampu menurunkan tekanan darah seperti dilansir dari Healthline.
1. Basil
Basil (Ocimum basilicum) adalah ramuan beraroma yang tersedia dalam berbagai bentuk. Basil populer dalam pengobatan alternatif karena kaya eugenol. Studi menunjukkan bahwa eugenol dapat membantu mengurangi tekanan darah dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami. Penghambat saluran kalsium mencegah pergerakan kalsium ke dalam sel jantung dan arteri, yang memungkinkan pembuluh darah untuk rileks.
2. Peterseli
Peterseli (Petroselinum crispum) adalah ramuan populer dalam masakan Amerika, Eropa, dan Timur Tengah. Peterseli berasal dari Mediterania dan mengandung berbagai senyawa seperti vitamin C dan karotenoid makanan, yang dapat menurunkan tekanan darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antioksidan karotenoid menurunkan tekanan darah dan kolesterol LDL (jahat), sebagai faktor risiko penyakit jantung.
3. Biji seledri
Biji seledri (Apium graveolens) merupakan rempah serbaguna yang dikemas dengan berbagai nutrisi, seperti zat besi, magnesium, mangan, kalsium, dan serat. Menariknya, beberapa penelitian menunjukkan biji seledri dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Biji seledri dipercaya membantu menurunkan tekanan darah dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami. Selain itu, biji seledri merupakan sumber serat makanan yang baik yang dikaitkan dengan penurunan tekanan darah.
4. Cakar kucing
Orang telah lama menggunakan cakar kucing dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk mengobati berbagai penyakit termasuk tekanan darah tinggi. Nama ilmiahnya adalah Uncaria rhynchophylla, dan juga disebut Gou-Teng atau Chotoko.
Cakar kucing mengandung senyawa seperti hirsutine dan rhynchophylline. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa tanaman herbal ini dapat mengurangi tekanan darah dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami. Selain itu, senyawa tersebut dapat merangsang pembuluh darah untuk memproduksi oksida nitrat, yaitu senyawa kimia yang membantu pembuluh darah rileks dan melebar.
Baca Juga: Punya Banyak Khasiat, Ini Kandungan Obat Herbal Asli Indonesia
5. Bacopa monnieri
Bacopa monnieri adalah tumbuhan herbal yang tumbuh di daerah berawa-rawa di Asia Selatan. Praktisi pengobatan Ayurveda menggunakan herbal ini untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk kecemasan, masalah memori, dan tekanan darah tinggi. Dalam penelitian pada hewan, Bacopa monnieri membantu menurunkan tingkat tekanan darah sistolik dan diastolik dengan merangsang pembuluh darah untuk melepaskan oksida nitrat.
6. Bawang putih
Bawang putih kaya akan senyawa yang bermanfaat bagi jantung. Secara khusus, bawang putih mengandung senyawa sulfur, seperti allicin, yang dapat membantu meningkatkan aliran darah dan melemaskan pembuluh darah. Secara kolektif, faktor-faktor ini dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Sebuah tinjauan terhadap 12 penelitian di lebih dari 550 orang dengan tekanan darah tinggi menemukan bahwa mengonsumsi bawang putih mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik rata-rata masing-masing 8,3 mm Hg dan 5,5 mm Hg. Penurunan ini serupa dengan efek obat tekanan darah.
7. Timi
Thyme atau timi adalah ramuan beraroma yang dikemas dengan banyak senyawa sehat. Asam rosmarinic adalah salah satu senyawa tersebut. Penelitian telah mengaitkannya dengan banyak manfaat, seperti mengurangi peradangan dan kadar gula darah, serta meningkatkan aliran darah. Herbal ini juga dapat membantu mengurangi tekanan darah.
8. Kayu manis
Kayu manis adalah rempah-rempah aromatik yang berasal dari bagian dalam kulit pohon genus Cinnamomum. Orang telah menggunakannya selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional untuk mengobati kondisi jantung, termasuk tekanan darah tinggi.
Meskipun belum sepenuhnya dipahami bagaimana kayu manis menurunkan tekanan darah, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kayu manis dapat membantu melebarkan dan mengendurkan pembuluh darah.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru