"Puluhan triliun rupiah investasi telah mengalir ke uji coba, mempercepat proses pendanaan yang biasanya melelahkan. tetapi standar umum untuk keamanan dan kemanjuran tidak berubah," sambungnya.
3. Sukarelawan uji coba pertama meninggal
Artikel palsu mulai beredar di media sosial pada bulan April dan mengklaim bahwa ahli mikrobiologi Elisa Granato, yang mengambil bagian dalam uji coba Universitas Oxford, meninggal karena komplikasi setelah disuntik dengan vaksin.
Namun, nyatanya dokter tersebut mengonfirmasi bahwa dirinya masih hidup dan baik-baik saja.
4. Vaksin adalah wajib
Ini adalah sesuatu yang menurut Profesor Sikora tidak akan pernah terjadi.
Undang-undang Kesehatan Masyarakat (Pengendalian Penyakit) 1948 memberi pemerintah kekuasaan untuk mencegah, mengendalikan, dan mengurangi penyebaran infeksi atau kontaminasi.
Tetapi undang-undang secara eksplisit mengatakan pihak berwenang tidak dapat memaksa seseorang untuk melakukan perawatan medis, termasuk vaksin.
Namun, ini akan menyulitkan seseorang apabila ingin bepergian ke negara lain. Sebab, orang perlu sertifikat vaksin untuk bepergian, lanjut Sikora.
Baca Juga: Dianggap Sebarkan Teori Konspirasi Covid-19, Film Ini Banjir Kecaman
5. Vaksin mengandung microchip
Konspirasi ini selalu berkaitan dengan pendiri Microsoft, Bill Gates. Orang-orang percaya bahwa alasan yayasan besarnya, Bill And Melinda Gates Foundation, mendanai penelitian untuk vaksin Covid-19 adalah karena mereka ingin menguasai dunia.
Namun, hal itu tidak pernah terjadi. Mereka tidak bereksperimen pada manusia dan tidak menyertakan tekonologi perangkat keras apa pun, termasuk microchip.
"Microchip harus sangat kecil sehingga tidak akan berfungsi. Itu tidak mungkin," bantah Pennington.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal