Suara.com - Beberapa makanan dan minuman tertentu dapat memberi fungsi spesifik pada kerja otak, termasuk meningkatkan kecepatan otak dalam berpikir dan bekerja. Biasanya, makanan atau minuman sehat ini mengandung antioksidan atau probiotik, yang dapat mendukung fungsi otak.
Nah, beberapa minuman sehat berikut diketahui dapat meningkatkan kinerja otak, sehingga layak dikonsumsi sebagai salah satu minuman favorit. Ini dia daftarnya, seperti dikutip dari laman Healthline.
1. Kopi
Kopi bisa dibilang merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi. Sebagian besar manfaat kopi untuk otak berasal dari kandungan kafein di dalamnya.
Ulasan United States National Library of Medicine mencatat, kafein dapat meningkatkan fokus, kewaspadaan, kecepatan bereaksi, dan memori. Oleh karena itu, kopi juga disebut dapat membantu mencegah dan mengobati Alzheimer.
Namun, koopi tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Dalam satu hari, kafein yang dapat diterima dalam tubuh sekitar 40-300 mg, yang setara dengan sekitar 0,5–3 cangkir kopi.
2. Teh hijau
Teh hijau juga memiliki manfaat yang baik untuk otak. Meski sama-sama mengandung kafein seperti kopi, kandungan kafein yang terdapat pada teh hijau jauh lebih rendah daripada kopi.
Namun, teh hijau unggul dalam kandungan l-theanine dan epigallocatechin gallate (EGCG). Studi menunjukkan, l-theanine dapat meningkatkan relaksasi, serta meningkatkan fokus seseorang.
Sebuah tinjauan terhadap 21 penelitian pada manusia menemukan jika teh hijau dapat mendukung fokus, perhatian, dan memori seseorang. Selain itu, EGCG dapat masuk ke otak dan memerangi penyakit neurodegeneratif.
3. Jus jeruk
Jus jeruk kaya akan vitamin C yang sangat baik untuk meningkatkan kinerja otak. Seperti diketahui, vitamin C merupakan salah satu antioksidan yang menawarkan manfaat pelindung saraf pada tubuh.
Baca Juga: Studi: Bicara Dua Bahasa Bisa Tunda Penurunan Kognitif di Usia Tua
Penelitian mengungkapkan, mereka yang memiliki kadar vitamin C lebih tinggi, memiliki tingkat perhatian, memori, dan bahasa yang lebih baik.
Namun, kandungan gula yang terdapat pada jus jeruk cukup tinggi sehingga jika terlalu banyak mengonsumsinya dapat berisiko mengalami obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Oleh karena itu, konsumsilah dalam jumlah secukupnya.
4. Jus dan smoothie hijau
Jus hijau adalah minuman yang menggabungkan buah-buahan dan sayuran hijau. Bahan bahan tersebut antara lain sayuran berdaun hijau tua seperti kangkung atau bayam, timun, apel hijau, dan lain-lain.
Sedangkan smoothie hijau dapat dibuat dengan bahan-bahan seperti alpukat, yogurt, bubuk protein, atau pisang untuk menambah nutrisi dan rasa lembutnya.
Manfaat jus atau smoothie hijau untuk meningkatkan otak sangat bergantung pada bahan-bahannya. Biasanya minuman mengandung vitamin C, antioksidan, dan manfaat lainnya.
5. Kunyit
Menurut penelitian United States National Library of Medicine, kunyit mengandung antioksidan kurkumin yang dapat meningkatkan produksi neurotropik yang diturunkan dari otak.
Di Indonesia biasanya kunyit diproduksi dalam bentuk jamu. Selain itu kunyit juga sangat bagus untuk menambah asupan protein pada tubuh. (Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua