Suara.com - Angka kematian akibat Covid-19 masih tinggi. Data pada situs worldometers.info per Sabtu (12/12/2020) pukul 01.40 GMT atau 08.40 WIB, total kematian Covid-19 mencapai 1.600.386 jiwa, ada penambahan 12.325 jiwa selama 24 jam terakhir.
Lebih dari seperempat penambahan angka kematian itu berada di Amerika Serikat (3.016 jiwa), dan Brasil (652 jiwa). Dua negara Benua Amerika itu juga yang memiliki total kematian Covid-19 terbanyak di dunia. Amerika Serikat dengan 302.747 jiwa dan Brasil 180.453 jiwa.
Brasil kembali menunjukan tanda kenaikan pada jumlah infeksi virus corona dan kematian. Sebelumnya pada akhir Agustus hingga awal November kurva penambahan hariannya sempat menurun.
Para ahli kesehatan Brasil memperingatkan bahwa negara itu sedang mengalami gelombang kedua infeksi meskipun klaim Presiden Jair Bolsonaro menyatakan krisis sudah berada di akhir pandemi.
"Kami berada di ujung ekor pandemi. Dibandingkan dengan negara lain di dunia, pemerintah kami adalah yang terbaik, atau salah satu yang terbaik, dalam menanganinya," kata Bolsonaro dikutip dari Channel News Asia.
Kalim itu dibantah para ahli kesehatan. Seorang peneliti di pusat penelitian kesehatan masyarakat terkemuka Brasil, Fiocruz, Christovam Barcellos, mempertanyakan sumber klaim Bolsonaro.
"Saya tidak tahu dari mana dia mendapatkan ide itu, tetapi tidak ada indikator yang menunjukkan bahwa akhir sudah dekat," katanya.
Menurutnya infeksi justru kembali meningkat tajam. Brasil mencapai angka infeksi harian lebih 54.000 pada Jumat (11/12) sehingga total kasus telah mencapai 6,83 juta sejak pandemi terjadi.
Sementara itu, Pemerintah Amerika Serikat tengah bersiap untuk kampanye vaksinasi ketika regulator telah menyetujui vaksin Covid-19 untuk memperlambat infeksi virus corona yang telah menewaskan 3.000 orang per hari.
Baca Juga: Tiga Kelompok yang Tak Boleh Divaksin Covid-19 dan Berita Populer Lainnya
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui penggunaan darurat vaksin virus corona yang dikembangkan oleh Pfizer dengan mitranya di Jerman, BioNTech.
"FDA memberi tahu Pfizer bahwa mereka bermaksud melanjutkan otorisasi untuk vaksin mereka," kata Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Alex Azar kepada ABC News.
"Kami akan bekerja sama dengan Pfizer untuk mengirimkannya sehingga kami dapat melihat orang-orang divaksinasi Senin atau Selasa," kata Azar.
Inggris, Bahrain dan Kanada telah menyetujui vaksin Pfizer, dan panel penasihat AS akan meninjau vaksin kedua dari Moderna minggu depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini