Suara.com - Stres memang sulit untuk dihindari. Bahkan, stres kronis dapat berdampak serius pada kesehatan fisik dan emosional Anda. Namun, meredakan stres ternyata bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan minuman tertentu. Dilansir dari Healthline, ini dia 8 makanan dan minuman pereda stres yang bisa Anda coba buktikan khasiatnya.
1. Bubuk matcha
Bubuk matcha atau teh hijau cukup populer di kalangan penggemar kesehatan karena kaya akan L-theanine, asam amino non-protein dengan sifat pereda stres yang kuat.
Matcha adalah sumber asam amino yang lebih baik daripada jenis teh hijau lainnya, karena dibuat dari daun teh hijau yang ditanam di tempat teduh. Proses inilah yang meningkatkan kandungan senyawa L-theanine, yang berdasarkan studi pada manusia dan hewan menunjukkan manfaat dalam mengurangi stres.
2. Daun Chard Swiss
Salah satu jenis sayuran berdaun hijau asal Mediterania ini memiliki nutrisi pereda stres, salah satunya magnesium yang punya andil dalam mengatur mood.
Dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa orang yang kekurangan magnesium akan lebih rentan stres dan depresi dibandingkan yang kebutuhan magnesiumnya tercukupi.
Stres kronis dapat menghabiskan simpanan magnesium tubuh Anda, membuat mineral ini sangat penting saat Anda stres.
3. Ubi jalar
Salah satu sumber karbohidrat, yaitu ubi jalar, ternyata dapat membantu menurunkan kadar hormon stres kortisol.
Sebuah studi selama 8 minggu pada wanita dengan berat badan berlebih atau obesitas menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan yang kaya karbohidrat dan padat nutrisi secara signifikan, memiliki tingkat kortisol saliva yang lebih rendah daripada mereka yang mengikuti diet standar Amerika yang tinggi karbohidrat olahan.
Selain itu, ubi jalar juga mengandung nutrisi lain yang sangat baik untuk merespons stres, seperti vitamin C dan kalium.
Baca Juga: Cerita Pasangan Cerai Akibat Stres karena Pandemi Covid-19
4. Jeroan
Jeroan seperti jantung, hati, dan ginjal hewan seperti sapi dan ayam, merupakan sumber vitamin B yang sangat baik, terutama vitamin B12, B6, riboflavin, dan folat, yang penting untuk pengendalian stres.
Vitamin B diperlukan untuk produksi neurotransmiter seperti dopamin dan serotonin, yang membantu mengatur suasana hati.
Tinjauan terhadap 18 studi pada orang dewasa menemukan bahwa suplemen vitamin B menurunkan tingkat stres dan secara signifikan bermanfaat bagi suasana hati.
5. Telur
Telur sering disebut sebagai multivitamin alami karena profil nutrisinya yang mengesankan. Telur utuh mengandung vitamin, mineral, asam amino, dan antioksidan yang dibutuhkan untuk respons stres yang sehat.
Telur utuh sangat kaya akan kolin, nutrisi yang ditemukan dalam jumlah besar hanya dalam beberapa makanan. Kolin telah terbukti memainkan peran penting dalam kesehatan otak dan dapat melindungi dari stres.
Penelitian pada hewan mencatat bahwa suplemen kolin dapat membantu respons stres dan meningkatkan suasana hati.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026