Data menunjukkan bahwa bayi dan pengasuhnya terjalin dalam hubungan homeostatis, di mana bayi bergabung dengan orangtua untuk mencapai keseimbangan.
Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa bayi yang berusia 3 bulan mengoordinasikan ritme jantung ibunya, saat sang ibu menunjukkan tanda-tanda kasih sayang seperti tersenyum.
4. Dan suaramu ibu, itu sama nyamannya dengan pelukan
Leslie Seltzer, dari University of Wisconsin-Madison, yang memimpin penelitian, mengatakan, anak-anak yang berinteraksi dengan ibu mereka memiliki respons hormonal yang hampir sama, baik saat mereka berinteraksi secara langsung atau melalui telepon.
Telah dipahami bahwa pelepasan oksitosin dalam konteks ikatan sosial biasanya membutuhkan kontak fisik. Tetapi jelas dari hasil ini bahwa suara seorang ibu dapat memiliki efek yang sama seperti pelukan, meskipun mereka tidak berdiri di sana.
Menariknya, efek menenangkan itu bertahan lama setelah percakapan berakhir. Siapa yang tahu?
5. Satu hal terakhir - bayi yang memilih nama 'ibu'
Dalam bahasa Inggris she's adalah ibu; dalam bahasa Mandarin, mama. Bagi anak-anak Spanyol, juga mama, meski dengan aksen yang sedikit berbeda pada suku kata.
"Mom" juga diterjemahkan sebagai mamma dalam bahasa Islandia, ma dalam bahasa punjabi, em dalam bahasa Ibrani dan saya dalam bahasa Vietnam. Apakah ini tren atau kebetulan? Bukan.
Semua ini adalah salah satu suara atau kata pertama yang biasanya diucapkan bayi, yang terdengar seperti "ma", dan hampir setiap bahasa di seluruh dunia telah menggunakan kata-kata itu sebagai dasar kata untuk ibu.
Baca Juga: Dampak Ibu Hamil Tak Minum Vitamin? Ini Kata Dokter Kandungan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga