Suara.com - Tanggal 22 Desember selalu bertepatan dengan peringatan Hari Ibu di Indonesia. Pada momen Hari Ibu ini, tentunya kita diingatkan kembali dengan peran besar seorang ibu untuk keluarganya.
Selain itu, kita juga perlu memperhatikan kesehatan seorang ibu demi kelangsungan hidup keluarganya. Karena, kebanyakan ibu pasti lebih memperhatikan suami dan anak-anaknya daripada kesehatan dirinya sendiri.
Apalagi seorang ibu yang juga wanita karier. Mereka tidak hanya disibukkan oleh keperluan rumah tangga, tetapi juga beban pekerjaan.
Karena itu dilansir dari Times of India, wanita karier perlu memperhatikan beberapa hal ini untuk menjaga kebugaran fisiknya.
1. Tetap aktif sepanjang hari
Anda perlu menyempatkan sedikit waktuuntuk berjalan-jalan sebentar di tengah-tengah kerja untuk menjaga tubuh tetap aktif secara fisik, seperti bejalan menuju dapur, membeli makanan atau lainnya.
Cara ini bisa membantu menjaga kebugaran tubuh, terutama bagi wanita karir yang pekerjaannya lebih banyak diam di tempat.
2. Sediakan camilan sehat
Karena wanita karier mungkin tidak memiliki banyak waktu untuk olahraga, setidaknya sediakan camilan sehat di rumah maupun di meja kerja Anda. Camilan sehat bisa membantu menghindari berbagai penyakit berbahaya akibat konsumsi jajanan sembarangan.
Baca Juga: WHO Sebut Tak Ada Bukti Virus Corona Baru Lebih Mematikan
3. Buat pola latihan fisik yang efektif
Pilihlah pola latihan yang sesuai dengan kenyamanan diri sendiri. Cobalah latihan kekuatan setidaknya selama 20 menit sebanyak 2 kali seminggu. Anda juga bisa melakukan latihan interval, seperti berjalan atau berlari yang akan membantu mengencangkan seluruh tubuh.
4. Sarapan
Wanita karier juga harus menjaga pola makan yang tepat untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Konsumsi banyak buah-buahan segar dalam menu sarapan, karena mengandung glukosa yang membantu menjauhkan keinginan konsumsi makanan manis.
5. Treadmill
Lakukan sesi treadmill 10 menit sambil memegang dumbbell sebesar 3-5 pon di masing-masing tangan untuk menjaga kebugaran tubuh.
Berita Terkait
-
35 Ucapan Hari Ibu Sedunia Tanggal 10 Mei 2026 yang Penuh Haru
-
30 Ucapan Mothers Day 2026 Singkat dan Menyentuh Hati untuk Ibu Tersayang
-
10 Mei Hari Apa? Ternyata Banyak Perayaan dalam Sehari
-
Bukan Sekadar Lari dan Angkat Beban: Rahasia Lolos Hyrox dari Ekosistem Latihan hingga Recovery
-
Drama Love Scout: Romansa Dewasa yang Nggak Berisik tapi Bikin Nyaman
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?