Suara.com - Situs worldometers mencatat kasus Covid-19 di dunia bertambah 594.450 infeksi dalam 24 jam terakhir. Infeksi baru Covid-19 paling banyak masih terdapat di Amerika Serikat yang melaporkan 178.011 kasus. Update Covid-19 global melaporkan varian baru virus Corona yang ditemukan di Inggris juga telah menyebar ke Amerika Serikat. Pejabat kesehatan negara bagian Colorado, Selasa (29/12), mengonfirmasi kasus pertama dari jenis baru virus corona yang sangat menular.
Sebuah lab negara bagian memberi tahu Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) tentang adanya strain varian baru virus Corona pada seorang pria berusia 20-an dari Elbert County. Dia tidak memiliki riwayat perjalanan dan mengisolasi dirinya sendiri sampai dibebaskan oleh pejabat kesehatan masyarakat, kata Gubernur Jared Polis dalam sebuah pernyataan.
Polisi mengatakan pria itu tidak memiliki kontak dekat yang diidentifikasi sejauh ini, tetapi pejabat kesehatan masyarakat sedang bekerja untuk menemukan orang lain yang berpotensi terpapar melalui wawancara pelacakan kontak.
Penemuan jenis baru, yang disebut B.1.1.7, di Inggris membuat khawatir para pejabat dan menyebabkan tindakan penguncian dan pembatasan perjalanan internasional di tenggara Inggris selama musim liburan.
Para peneliti telah mengidentifikasi strain baru di lebih dari 11 negara, termasuk Jepang, Kanada, dan beberapa negara Eropa. Pekan lalu, pejabat di Nigeria mengatakan varian baru tampaknya telah muncul di negara itu.
"Ada banyak hal yang tidak kami ketahui tentang varian baru Covid-19 ini, tetapi para ilmuwan di Inggris memperingatkan dunia bahwa itu secara signifikan lebih menular," kata Polis dikutip dari Fox News.
Hari sebelumnya, virus varian baru itu juga telah ditemukan di India. Negara itu menemukan enam orang yang kembali dari Inggris dan terinfeksi virus corona varian baru. Dan keenam pasien telah diisolasi, kata kementerian kesehatan dalam sebuah pernyataan pada Selasa (29/12).
India telah menangguhkan semua penerbangan dari Inggris hingga akhir bulan, tetapi sekitar 33.000 penumpang telah terbang dari akhir November, sebelum larangan diberlakukan, kata kementerian itu. Dari kedatangan itu, 114 orang ditemukan positif terinfeksi virus corona dan sampel mereka sedang diperiksa untuk varian baru.
Amerika Serikat dan India menempati peringkat dua teratas dengan jumlah infeksi Covid-19 terbanyak di dunia. India melaporkan 20.529 kasus baru dalam 24 jam terakhir, negara itu telah memiliki lebih dari 10,24 juta infeksi selama pandemi. Namun begitu, 9,83 juta infeksi di India telah dinyatakan sembuh. Sehingga negara itu kini memiliki kasus aktif sebanyak 263.512 kasus.
Baca Juga: Cegah Virus Corona Varian Baru Masuk, Filipina Tutup Pintu untuk 19 Negara
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru