Suara.com - Nicole Kowalski salah didiagnosis oleh seorang dokter saat sakit giginya menjalar menjadi nyeri rahang parah. Ternyata, itu adalah awal dari kanker.
Hal ini bermula pada 2017. Kala itu, gigi bagian kanan wanita 28 tahun asal Los Angeles ini tiba-tiba sakit yang tak kunjung sembuh. Saat itu, dokter gigi berkata bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Hingga enam bulan kemudian, sakit tersebut berubah menjadi nyeri rahang. Dia juga merasakan sisi wajahnya melemah.
Pada pemeriksaan kedua, dokter mendiagnosis Kowalski dengan temporomandibular joint (TMJ), nyeri pada tulang temporal.
Kondisi tersebut menyebabkan sendi bersama otot dan ligamen membuka dan menutup rahang untuk berbicara, makan, dan menelan.
Saat pemeriksaan ketiga, dokter merujuknya ke ahli bedah mulut dan itu membuatnya harus kehilangan gigi belakang di bagian yang sakit.
"Pada titik ini, gigi belakangku sudah dicabut dan aku hampir tidak bisa mengunyah di sisi itu. Itu terlalu menyakitkan," kata Kowalski kepada Health.
Akhirnya, ahli bedah mulut mengirim biopsi pencabutan gigi Kowalski ke rumah sakit lain karena kondisinya tidak membaik. Setelah menunggu dua minggu, ia diberitahu menderita desmoplastic fibroma, tumor tulang jinak yang sangat langka.
Kowalski diharuskan mencari ahli bedah mulut lain untuk melakukan operasi pengangkatan tumor tersebut. Berkat bantuan kenalan sang ibu, ia menemukan ahli bedah kepala dan leher.
Baca Juga: Dokter Salah Diagnosis, Bocah 5 Tahun Ini Meninggal Akibat Kanker Otak
Sang dokter kemudian memberi tahu Kowalski bahwa ia harus mencabut empat gigi dan sebagian langit-langit lunaknya agar tumor terangkat.
"Aku juga harus memakai satu set gigi palsu yang disebut obturator, yang memiliki kawat di depan, selama sisa hidupku," sambungnya.
Ia menjalani operasi pada Maret 2018. Dua minggu kemudian, dokter yang mengoperasinya kembali menghubungi Kowalski.
"Dokter kepala dan leher mengatakan ada 'ketidaksesuaian' dalam biopsiku dan aku sebenarnya menderita kanker kelenjar ludah tingkat rendah, bukan tumor jinak," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia