Suara.com - Kelompok dan golongan orang yang tak bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Minggu (17/1/2021).
Ada juga strain baru virus Corona yang menyebabkan gejala aneh di lidah hingga lima tanda infeksi Covid-19 sudah merusak kesehatan jantung.
Simak rangkuman berita kesehatan paling menarik berikut ini ya:
1. Ketahui Golongan Orang yang Tak Bisa Divaksin Covid-19
Vaksin Covid-19 akhirnya sudah tiba dan sudah mulai digunakan di Indonesia. Tapi tahukah Anda ada beberapa golongan orang yang tidak bisa divaksin Covid-19?
Secara langsung, vaksin virus corona ini pertama kali disuntikkan kepada Presiden Indonesia, Joko Widodo. Seiring berjalannya waktu program vaksinasi massal kemudian akan dilakukan untuk menjangkau setiap warga negara yang ada di wilayah Indonesia.
2. Strain Baru Virus Corona, 1 dari 5 Pasien Alami Gejala Aneh di Lidah
Gejala utama virus corona Covid-19 termasuk suhu tinggi, batuk terus-menerus serta hilangnya indra penciuman dan perasa. Tapi, data terbaru menunjukkan strain baru virus corona Covid-19 juga bisa menyebabkan sejumlah gejala lain.
Baca Juga: Muncul 51 Kasus Baru Covid-19 di Boyolali dalam Dua Hari Terakhir
Profesor Tom Spector, ahli epidemiologi di King's College London dan ilmuwan utama di Zoe Coronavirus Symptom Study UK Infection Survey, mengatakan satu dari lima pasien virus corona mengalami gejala yang tidak umum.
3. 5 Tanda Infeksi Covid-19 Telah Merusak Kesehatan Jantung
Tak hanya menyerang sistem pernapasan, infeksi Covid-19 juga berisiko sebabkan komplikasi dan kerusakan pada jantung.
Penelitian yang dipublikasikan di JAMA menyebut hampir 78 persen pasien Covid yang masih berusia muda terus mengalami tanda-tanda komplikasi dan kerusakan jantung meski telah sembuh dari infeksi.
4. Vaksin Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan Sebelum, Selama dan Setelahnya?
Beberapa negara telah memulai vaksinasi setelah sekian lama pandemi virus corona Covid-19, seperti Inggris, India dan Indonesia. Di Indonesia sendiri, vaksinasi Covid-19 telah dimulai sejak 13 Januari 2021.
Pada tahap awal vaksinasi ini, orang-orang akan mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 dan akan dijadwalkan untuk mendapatkan dosis kedua nantinya.
5. Penelitian Johns Hopkins: Orang Kaya Lebih Gampang Jaga Jarak Saat Pandemi
Jaga jarak jadi salah satu protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19. Tetapi menurut penelitian dari ekonom Universitas Johns Hopkins, orang kaya lebih mungkin untuk melakukannya. Kenapa?
Para peneliti beranggapan, karena orang kaya bisa melarikan diri dari kota yang padat dan pindah ke rumah yang lebih terpencil. Hasil penelitian itu diterbitkan di Journal of Population Economics.
Berita Terkait
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi