Suara.com - Kulit si kecil merupakan salah satu bagian dari tubuh yang masih aktif dan sangat sensitif. Hal ini membuat kita, sebagai orangtua harus lebih memperhatikan bagian tersebut, khususnya dalam melakukan perawatan sehari-hari.
Dermatologist dr. Armansjah Dara Sjahruddin Sp.KK mengungkap, jika dibandingkan dengan kulit orang dewasa, kulit bayi memang cenderung tipis. Hal ini yang menyebabkan kulit bayi lebih mudah mengeluarkan penguapan cairan dalam tubuh, hidrasi yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa.
"Kulit memiliki berbagai macam fungsi salah satunya merupakan pertahanan atau pelindung dari suhu udara maupun dari benda yang tersentuh ke tubuh kita. Karena kulit bayi belum tumbuh dengan sempurna, maka kecenderungan terjadi iritasi dan sensitif memang lebih tinggi dibandingkan dengan orang dewasa," kata dia dalam Peluncuran Momami Baby Care, Jumat, (22/1/2021).
Mengingat hal tersebut, dr.Armansjah Dara mengatakan inilah yang jadi penyebab mengapa kulit bayi sering mengalami kondisi kulit yang mengganggu seperti ruam popok, dermatitis atopic, dermatitis seboroik, pyoderma, keratosis piliaris hingga skabies.
Hal ini, kata dia lumrah terjadi dan akan berhenti di usia sekitar 5 tahun. Karenanya, orangtua perlu berhati-hati serta lebih teliti dengan kebutuhan kulit bayi. Khususnya dalam menjaga kebersihannya.
Jadi, gunakan produk yang menggunakan kandungan alami dan bebas dari bahan kimia tambahan yang dapat membahayakan kulit bayi.
"Salah memilih produk, mampu menimbulkan ruam maupun alergi yang tentunya akan membuat si kecil menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu, sejak dini, kulit bayi dan anak perlu perlindungan dan perhatian layaknya kulit dewasa," ujarnya.
Peduli akan kebersihan dan kesehatan kulit bayi dan anak, Momami menghadirkan produk terbarunya, rangkaian Momami Baby Care untuk menjaga dan melindungi kulit bayi dan anak dari ujung kepala hingga ujung kaki.
Hari ini, secara resmi rangkaian produk MOMAMI Baby Care diluncurkan secara virtual. Lina Paulina, Vice President MOMAMI menjelaskan, “Setelah meluncurkan produk pertama kami di tahun 2019, MOMAMI merasa perlu menambahkan rangkaian produknya untuk bayi dan anak. Sebagai Mom’s Little Helper, menjaga kebersihan dan kesehatan kulit anak menjadi perhatian yang utama bagi kami. Anak pun membutuhkan perawatan kulit yang berbeda untuk setiap area, seperti muka, tubuh, lipatan area bekas pokok maupun ruam.
Baca Juga: Punya Kulit Sensitif, Ini Tips Memilih Produk Perawatan Bayi yang Aman
"Berbekal dari pemikiran ini, MOMAMI menghadirkan 8 produk dari rangkaian Baby Care yang terbuat dari bahan alami yang sudah diuji secara klinis, hypoallergenic dan bersertifikasi halal, sehingga para orang tua tidak perlu khawatir dalam memilih produk untuk kulit dan rambut sang buah hati," jelas Lina Paulina, Vice President Momami.
Produk Momami yang terdiri dari Happy Wash Hair, Bubbly Body Wash, Softie Top to Toe Wash, dan Silky Liquid Talc telah diuji secara dermatologis, hypoallergenic dan non-iritasi. Sedangkan Cutie Facial Cream, Bouncy Baby Yogurt, Dreamy Calming Cream, dan Chubby Bum Balm telah teruji klinis dan hypoallergenic.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS