Suara.com - Pemerintah Indonesia menargetkan 70 persen masyarakat atau 181,5 juta orang divaksinasi Covid-19 hingga Maret 2022.
Namun target tersebut dinilai sulit tercapai dalam waktu satu tahun. Hal itu diucapkan oleh influncer yang juga memiliki latar belakang ilmu kedokteran, Tirta Mandira Hudhi.
Kata Tirta, hingga dua minggu pasca-program vaksinasi dimulai, jumlah tenaga kesehatan yang divaksinasi baru sekitar 160 ribu.
"Tadi saya telepon staf khusus Menkes yang di vaksin tenaga kesehatan baru 160 ribuan dari target 1,6 juta," ujar pria yang akrab disapa dokter Tirta itu dalam webinar virtual KPCPEN, Selasa (26/1/2021).
Tirta menambahkan, jika dihitung secara matematis, untuk mencapai angka yang ditarget pemerintah maka per hari jumlah yang divaksinasi minimal 1 juta orang.
"Saya hitungkan secara logika, penduduk kita ada 270 juta, 70 persennya itu 170 juta untuk mencapai herd imunity, dua kali dosis berarti 350 juta dosis. Pak Jokowi menargetkan setahun selesai. Setahun 365 hari, berarti satu hari satu juta dosis. Ini siapa yang nyuntik?" kata Tirta.
Sekalipun jumlah sumber daya manusia di Indonesia tercukupi, masih ada kendala jumlah dosis yang tersedia, lanjutnya.
Hingga saat ini Indonesia baru memiliki 3 juta dosis vaksin Covid-19 Coronavac yang dikirim langung dari China. Juga 15 juta dosis bahan baku vaksin Coronavac yang diproduksi Bio Farma.
"Ini kan baru 160 ribu (nakes yang tervaksinasi), logikanya satu hari 50 ribu. Berarti kita butuh 15 sampai 20 tahun untuk sukses vaksinasi," ujarnya.
Baca Juga: Pasien Kanker Aman Divaksinasi, Ini Penjelasan dari Dokter
Karena itu, ia menekankan untuk tetap dilakukan perlindungan paling sederhana dengan disiplin 3M.
"Saya setuju dengan pendapatnya dokter Pandu Riono (epidemiolig UI) yang mengatakan bahwa perlindungan kita sekarang nggak usah muluk-muluk. Sambil menunggu vaksinasi perlindungan kita adalah 3M, masker, mencuci tangan, dan jelas menjauhi kerumunan," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini