Suara.com - Dalam Bahasa Inggris, cantengan dikenal dengan sebutan Ingrown Toenails atau berarti tumbuhnya kuku ke dalam (daging). Cantengan biasanya terjadi di bagian ibu jari kaki atau jempol kaki.
Sesuai namanya, cantengan atau ingrown toenails dapat membuat penderitanya merasa tak nyaman hingga sakit tak keruan.
Sensasi umum penderita cantengan adalah nyeri, kemerahan, bengkak di area cantengan hingga menyebabkan peradangan.
Beberapa penyebab cantengan adalah akibat dari memotong kuku yang salah hingga trauma di area jari kuku. Dalam beberapa kasus, ada yang membutuhkan operasi kecil untuk mengobati cantengan.
Dikutip Suara.com dari Hello Sehat, berikut ini beberapa cara perawatan rumah saat menderita cantengan.
1. Minum obat pereda nyeri untuk cantengan
Salah satu obat yang bisa diperoleh untuk meredakan gejala cantengan adalah obat pereda nyeri. Obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan naproxen, dapat digunakan untuk membantu mengurangi rasa sakit pada kuku jari kaki. Selain itu, konsumsi obat juga dapat membantu mengurangi pembengkakan.
2. Rendam kaki dengan air hangat
Selain obat-obatan, cara lain untuk mengobati cantengan adalah merendam kaki dengan air hangat. Cara ini bermanfaat untuk membantu menjaga kebersihan area jari yang terinfeksi dan bebas dari bakteri. Anda bisa merendam kaki dalam air hangat secara rutin setiap hari. Bahkan, Anda bisa menambahkan garam Epsom untuk menambah rasa nyaman.
3. Rendam dengan sari cuka apel
Tidak hanya larutan garam dan air hangat, Anda juga bisa merendam kaki dengan campuran sari cuka apel dan air hangat. Cuka apel sering dianggap sebagai obat cantengan alami karena bersifat antiseptik, antinyeri, dan antiperadangan.
4. Oleskan krim atau salep antibiotik
Anda bisa menggunakan salep atau krim antibiotik untuk mengatasi cantengan ringan. Hal ini bertujuan untuk mempercepat penyembuhan dan membantu mengurangi risiko infeksi. Perlu diingat bahwa penggunaan krim atau salep sebaiknya diresepkan oleh dokter. Salep yang diresepkan contohnya adalah Neosporin dan Bactroban (Mupirocin).
Baca Juga: Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap ke-2, Raffi Ahmad Acungkan Jempol
5. Balut kuku cantengan dengan perban
Jari kaki yang cantengan sebaiknya dibalut dengan perban. Menutup jari kaki dengan perban setidaknya menjaga kebersihan kuku dan terhindar dari kotoran yang mungkin masuk dan menginfeksi kuku yang rusak.
Cara mengobati cantengan yang satu ini juga dilakukan agar kuku kaki mendapatkan bantalan ekstra dan tidak lecet bila terkena sepatu atau sandal. Usahakan untuk meletakkan gumpalan kapas di bawah batas kuku untuk menggeser kuku ke arah yang benar.
Cara-cara di atas memang cukup mudah dan bisa dilakukan di rumah. Itu sebabnya, Anda tidak boleh menyepelekan cantengan yang mungkin tidak terlalu terasa sakit. Semakin cepat diobati, semakin berkurang risiko kuku terinfeksi bakteri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini