Suara.com - Geoffrey Woolf akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah setelah 306 hari dirawat di rumah sakit akibat terinfeksi virus corona Covid-19.
Dalam 306 hari tersebut, lelaki 47 tahun asal Islington di London bagian utara ini menghabiskan 127 hari di Whittington Hospital di Islington dan 180 hari di Royal Hospital for Neuro-Disability, Putney.
Gaoff dilarikan ke rumah sakit pada 20 Maret 2020, tiga hari setelah pingsan di rumahnya. Di rumah sakit, ia dalam keadaan koma yang diinduksi secara medis.
Pada April, ketiga putranya dipanggil ke rumah sakit karena dokter menduga Geoff sudah meninggal, mereka tidak melihat adanya aktivitas dalam pemindaian otaknya.
"Pertama kalinya kami masuk ke rumah sakit untuk pertemuan itu, di mana mereka (dokter) memberi tahu bahwa ayah telah pergi. Mereka bilang kita bisa masuk dan mengucapkan selamat tinggal," tutur salah seorang putra Geoff, Nicky Woolf, dilansir BBC.
Belum rela, ketiga putra Geoff meminta melihat pemindaian otak sang ayah untuk yang terakhir kali. Tak disangka, ternyata hasilnya tiba-tiba menunjukkan adanya sedikit aktivitas di otak. Mereka merasa itu adalah secercah harapan bahwa ayahnya kemungkinan bisa pulih.
Di luar ekspektasi, Geoff bangun dari koma pada Juli. Namun, ia menderita stroke yang membuatnya lumpuh di satu sisi dan memengaruhi cara bicaranya.
Di Royal Hospital for Neuro-Disability, Putney, Geoff menjalani rehabilitasi untuk melatihnya agar bisa berbicara kembali dan terapi fisik. Setelah menunjukkan perkembangan, Geoff akhirnya dipulangkan.
Geoff merupakan salah satu pasien yang menghabiskan perawatan terlama di rumah sakit di antara pasien Covid-19.
Baca Juga: WHO: Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri Wajib Punya Oximeter!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari