Suara.com - Negara-negara di ASEAN masih terus mengalami kenaikan jumlah kasus Covid-19 di awal tahun 2021, termasuk Thailand dan Filipina.
Dilansir Anadolu Agency, Thailand mengkonfirmasi 802 kasus baru Covid-19 pada Jumat (29/1/2021), menjadikan total kasus mencapai 17.023.
Dalam keterangannya secara virtual, juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 Apisamai Srirangsan menguraikan 781 di antaranya berdasarkan pelacakan di masyarakat, sedang sisanya kasus impor.
Dari 686 kasus itu, seluruhnya berada di episentrum baru Provinsi Samut Sakhon. Thailand juga mencatat ada 21 kasus impor.
Sembilan belas di antaranya telah dikarantina antara lain India (2), Jerman (2), Bahrain (1), Amerika Serikat (3), Indonesia (1), Ethiopia (1), Swedia (1), Swiss ( 1), Afrika Selatan (1), Belanda (2), Arab Saudi (2), Inggris Raya (1) dan Austria (1).
Negara itu juga mencatat 109 pasien kembali pulih dalam 24 jam terakhir, sehingga total kepulihan menjadi 11.396. Sedang angka kematian tetap 76.
Sementara itu, Filipina mengumumkan 1.849 kasus baru Covid-19 membuat total kasus Covid-19 menjadi 521.413.
Departemen Kesehatan juga mengatakan 177 orang kembali pulih dari Covid-19, sehingga total kepulihan menjadi 475.765.
Sementara 48 nyawa pasien harus terenggut karena Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga total kematian menjadi 10.600.
Baca Juga: Fantastis, China Ekspor 220 Miliar Masker ke Seluruh Dunia Selama 2020
Dengan begitu, saat ini terdapat 35.048 kasus aktif atau 6,7 persen dari akumulasi infeksi.
Filipina memperpanjang karantina masyarakat umum di Metro Manila dan sekitarnya hingga 28 Februari.
Sementara pembatasan bagi orang asing dari 36 negara dengan kasus Covid-19 varian baru akan berakhir 31 Januari.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
10 Biksu Tewas Ditabrak Mobil Pikap yang Dikendarai Anak Kecil
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang
-
4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima
-
Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini