Suara.com - Biji labu juga disebut pepitas yang bisa berfungsi sebagai pembangkit nutrisi. Karena, biji labu kaya magnesium, zat besi dan serat yang membuatnya cocok sebagai cemilan sehat.
The American Heart Association merekomendasikan semua orang untuk mengonsumsi seperempat cangkir atau 30 gram biji labu setiap harinya. Bahkan biji labu ini bisa dimasukkan ke dalam makanan diet sehat.
Adapun manfaat konsumsi biji labut secara rutin bagi kesehatan seperti yang dilansir dari Times of India, antara lain:
1. Meningkatkan kesehatan jantung
Biji labu memiliki lemak sehat, serat dan antioksidan baik untuk kesehatan jantung. Biji kecil ini juga memiliki asam lemak tak jenuh tunggal yang membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Magnesium dalam bijinya juga membantu meningkatkan tekanan darah.
2. Tidur lebih nyenyak
Biji labu mengandung serotonin, zat kimia saraf yang berinteraksi sebagai obat tidur alami. Selain itu, biji labu juga kaya triptofan, asam amino yang diubah menjadi serotonin dalam tubuh untuk meningkatkan kualitas tidur.
3. Anti-inflamasi
Biji labu memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengurangi nyeri artritis. Karena, bijinya bekerja sebagai obat rumahan yang bisa mengobati nyeri sendi.
Baca Juga: Bisakah Orang yang Sudah Divaksin Menyebarkan Virus Corona?
4. Meningkatkan kekebalan
Karena biji labu bisa membantu dan memperbaiki kesehatan, makanan ini juga akan membantu meningkatkan kekebalan Anda agar tidak mudah sakit.
5. Menjaga kesehatan prostat
Sesuai penelitian, zinc dalam biji labu membantu meningkatkan kesuburan pria dan mencegah masalah yang berkaitan dengan prostat. Biji labu memiliki DHEA (Di-hydro epi-androstenedione) yang menurunkan risiko seseorang terkena kanker prostat.
6. Menurunkan berat badan
Biji labu kecil yang kaya nutrisi ini membantu Anda kenyang lebih lama. Karena, bijinya tinggi serat, sehingga Anda akan kenyang lebih lama dan tidak makan berlebihan. Pada akhirnya, makanan ini membantu menurunkan berat badan
7. Baik untuk penderita diabetes
Biji labu bisa membantu mengontrol kadar gula darah dengan mengurangi stres oksidatif. Biji labu kaya protein yang bisa dicerna dan menstabilkan kadar gula darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak