Suara.com - Makanan bisa menjadi hal yang berpengaruh pada kesehatan, baik menguntungkan maupun merugikan. Termasuk dalam menjaga maupun memengaruhi kesehatan hati.
Dalam hal ini, makanan yang sering Anda konsumsi bisa memengaruhi masalah kesehatan hati. Melansir dari Eat This, berikut beberapa makanan yang umum dikonsumsi namun bisa merusak kesehatan hati, antara lain:
1. Minuman Manis
Alkohol bukan satu-satunya minuman yang dapat merusak kesehatan hati. Menurut dokter Ian Braithwaite, MBBS, salah satu pendiri Habitual menyatakan bahwa minuman manis juga dapat memengaruhi hati Anda.
"Dalam dosis rendah, fruktosa ditangani oleh usus kecil, namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa minuman manis dalam dosis tinggi menyebabkan toksisitas hati," kata Braithwaite.
2. Kentang Goreng
Kentang goreng dapat merusak hati karena kandungan lemak jenuhnya yang tinggi.
"Makanan yang tinggi lemak jenuh menyebabkan peningkatan lemak hati dan resistensi insulin," jelas dokter Leann Poston, MD, dari Invigor Medical.
3. Minyak Nabati
Baca Juga: Buat Kamu, Ini 5 Bahan Makanan Sehat untuk Mencegah Kanker Payudara
Minyak nabati atau sayur yang mengandung omega-6 yang teroksidasi lebih cepat saat dimasak,
"Ini berkontribusi pada kerusakan hati melalui penyakit hati berlemak non-alkohol," jelas perawat praktisi Kelly Cole, MS, CRNP-PC, pendiri Energy to Thrive Tribe.
"Namun, minyak kelapa tidak akan menyebabkan kerusakan hati ini," kata Cole.
4. Roti Putih
Roti putih atau roti tawar juga tak baik untuk hati Anda karena kandungan karbohidrat olahannya.
"Karbohidrat olahan kekurangan serat dari biji-bijian utuh. Hal ini menyebabkan lonjakan glukosa dalam darah, pelepasan insulin, timbunan lemak di sekitar hati," kata konselor nutrisi bersertifikat John Fawkes, NSCA, CPT.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital