Suara.com - Kasus covid-19 telah menyebabkan jutaan orang di dunia meninggal. Lebih dari 13 bulan pasca virus corona SARS Cov-2 itu mewabah tercatat 2,31 juta orang meninggal, data dikutip dari situs worldometers.info.
Sedangkan jumlah kasus virus corona telah mencapai 106.325.985 infeksi tersebar. Lebih dari 78,11 juta orang telah dinyatakan sembuh dari infeksi dan ada 25,89 juta orang di dunia masih positif Covid-19.
Telah 221 negara yang melaporkan kasus Covid-19 sejak infeksi menyebar di keluar Wuhan, China, kota pertama ditemukan virus corona SARS Cov-2.
Sepuluh negara Asia Tenggara termasuk yang telah melaporkan infeksi Covid sejak awal 2020.
Meski begitu tidak semua negara mengalami korban jiwa akibat infeksi tersebut. Dikutip dari worldometers.info, ada dua negara Asia Tenggara yang angka kematiannya masih nol hingga sekarang.
Berikut rincian angka kematian paling sedikit pada sepuluh negara Asia Tenggara pasca setahun Covid-19 mewabah:
- Laos
Total kasus: 45 orang
Angka kematian: 0 jiwa
Angka kesembuhan: 41 orang
Kasus aktif: 4 orang - Kamboja
Total kasus: 472 orang
Angka kematian: 0 jiwa
Angka kesembuhan: 453 orang
Kasus aktif: 19 orang - Brunei Darussalam
Total kasus: 181 orang
Angka kematian: 3 jiwa
Angka kesembuhan: 173 orang
Kasus aktif: 5 orang - Singapura
Total kasus: 59.675 orang
Angka kematian: 29 jiwa
Angka kesembuhan: 59.405 orang
Kasus aktif: 241 orang - Vietnam
Total kasus: 1.981 orang
Angka kematian: 35 jiwa
Angka kesembuhan: 1.468 orang
Kasus aktif: 478 orang - Thailand
Total kasus: 23.134 orang
Angka kematian: 79 jiwa
Angka kesembuhan: 16.274 orang
Kasus aktif: 6.781 orang - Malaysia
Total kasus: 238.721 orang
Angka kematian: 857 jiwa
Angka kesembuhan: 186.970 orang
Kasus aktif: 50.894 orang - Myanmar
Total kasus: 141.304 orang
Angka kematian: 3.168 jiwa
Angka kesembuhan: 127.229 orang
Kasus aktif: 10.907 orang - Filipina
Total kasus: 535.521 orang
Angka kematian: 11.110 jiwa
Angka kesembuhan: 488.465 orang
Kasus aktif: 35.946 orang - Indonesia
Total kasus: 1.147.010 orang
Angka kematian: 31.393 jiwa
Angka kesembuhan: 939.184 orang
Kasus aktif: 176.433 orang
Tag
Berita Terkait
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Bawa Pemain Eropa, Mampukah John Herdman Hentikan Dominasi Thailand dan Bawa Indonesia Juara ASEAN?
-
Piala AFF dan ASEAN Cup, Apa Bedanya Sih?
-
Catatan Akhir Tahun: Waspada Efek 'Involusi' China dan Banjir Barang Murah di Pasar ASEAN
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Final Futsal ASEAN 2025 Indonesia vs Thailand
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?