- Hyundai Motor Asia Pacific menunjuk Yukontorn Wisadkosin (Vickie) sebagai Presiden ASEAN efektif mulai Maret 2026.
- Vickie akan bertanggung jawab memimpin operasional terintegrasi Hyundai di lima negara utama kawasan ASEAN.
- Penunjukan ini bertujuan mendorong integrasi strategis dan pertumbuhan berkelanjutan Hyundai di pasar ASEAN.
Suara.com - Hyundai Motor Asia Pacific (HMAP) mengumumkan penunjukan Yukontorn Wisadkosin (Vickie) sebagai Presiden ASEAN, efektif per Maret 2026.
Vickie akan memimpin operasional terintegrasi Hyundai di kawasan ASEAN yang mencakup Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Vietnam, serta melapor langsung kepada Don Romano, Presiden Hyundai Motor Asia Pacific yang baru ditunjuk.
Dalam peran barunya, Vickie akan menerjemahkan strategi Kantor Pusat Asia Pasifik ke dalam aksi regional yang terkoordinasi, mendorong integrasi strategis, memperkuat keselarasan antarnegara, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang di seluruh kawasan ASEAN.
Sebagai sosok yang memiliki keahlian mendalam di kawasan ASEAN dengan pengalaman praktis yang luas, Vickie membawa lebih dari dua dekade pengalaman kepemimpinan senior di industri otomotif dan sektor konsumen.
Sebelumnya, sebagai President, ASEAN Markets and Asia Pacific Distributor Markets di Ford, ia memimpin ekspansi lintas negara dan menghadirkan pertumbuhan berkelanjutan di berbagai pasar regional yang sangat kompetitif.
“Keahlian regional Vickie, kapabilitas kepemimpinan, serta pemahamannya yang mendalam terhadap pasar ASEAN menjadikannya sosok yang sangat tepat untuk memimpin fase pertumbuhan Hyundai berikutnya di kawasan ini,” ujar Don Romano, Presiden Hyundai Motor Asia Pacific, Rabu (4/3/2026).
“Penunjukan ini juga mencerminkan komitmen kami dalam memperkuat kepemimpinan perempuan di tingkat global dalam Hyundai,” sambungnya.
“Saya merasa terhormat dapat bergabung dengan Hyundai Motor Asia Pacific dan antusias untuk bekerja bersama tim di seluruh ASEAN,” ujar Yukontorn Wisadkosin.
“Bersama-sama, kita akan membangun keselarasan regional yang lebih kuat, mempercepat transformasi, serta menghadirkan nilai jangka panjang bagi pelanggan dan mitra kami,” pungkasnya.
Baca Juga: Hyundai Beri Penjelasan Masih Pasarkan Stargazer Model Lama Meski Ada Model Baru
Penunjukan ini semakin menegaskan komitmen Hyundai dalam membangun organisasi ASEAN yang lebih terintegrasi, lincah, dan siap menghadapi masa depan, sekaligus memposisikan Hyundai untuk pertumbuhan berkelanjutan dan daya saing jangka panjang di kawasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Pabrikan Otomotif Jepang Hengkang dari Thailand, Indonesia Kena Imbas?
-
Segini Harga Motor Listrik Kawasaki Terbaru, seperti Apa Spesifikasinya?
-
Desain Kembar Identik Mesin Beda Kelas, Inikah Penantang Yamaha Aerox?
-
Misteri Kode P, Apakah Ini Senjata Baru Mitsubishi Jegal Rival SUV Kompak?
-
Pertamax Turbo Tembus Rp19 Ribu, Mencampur BBM dengan Oktan Rendah Jadi Solusi?
-
Changan Lumin vs BYD Atto 1, Mending Mana? Simak Spesifikasi dan Harganya di Sini
-
Cek Skema Kredit Polytron Fox 500 2026, Solusi Motor Listrik Mewah Tanpa Kantong Jebol
-
Diskon Pajak Tak Lagi Rp0 : Benarkah Tarif Mobil Listrik Kini Setara Kendaraan Bensin?
-
Harga BBM Hari Ini Naik Drastis, Cek Harganya Dexlite Tembus Rp23 Ribu
-
Pengganti Suzuki Ignis Cuma Rp90 Jutaan, Benarkah Jadi Mobil Termurah Tahun Ini?