Untuk menghitung secara manual, Anda perlu memerhatikan siklus haid per bulannya. Misalnya, jika siklus haid berlangsung selama 26-32 hari, maka berhubungan intim 8-19 hari setelah menstruasi berakhir bisa menjadi pilihan terbaik.
Akan tetapi, jika Anda mengalami siklus haid yang tidak teratur, ada cara lain yang bisa dilakukan sebagai penggantinya. Anda bisa mencatat dan mengamati debit lendir yang keluar dari organ intim. Lendir dari serviks ini jumlahnya banyak dan menjadi sangat tipis, elastis, dan jernih saat Anda mendekati masa ovulasi, demikian menurut Staci Pollack, MD ahli kandungan Montefiore Health System.
Selain itu, Anda juga bisa mengukur suhu tubuh secara teratur menggunakan termometer. Peningkatan suhu tubuh sebesar 0,6 derajat Celcius atau lebih yang berlangsung lebih dari 10 hari menjadi tanda bahwa perempuan sedang dalam masa subur.
4. Menghindari Stres dan Tekanan yang Berlebihan
Nasihat untuk menghindari stres tentu cukup susah dilakukan selama kehidupan masih terus berjalan. Akan tetapi, level stres yang terlampau tinggi akan memberikan dampak yang buruk bagi pulang kehamilan. Oleh karena itu, bagi pasangan yang sedang melakukan program hamil sebaiknya segera mencari cara untuk bisa meredakan tekanan dan stres yang ada di dalam diri.
Bersama pasangan, Anda bisa melakukan aktivitas, seperti hobi yang menyenangkan, bermain game, atau membaca buku. Melakukan rutinitas relaksasi dan meditasi juga bisa menjadi pilihan yang baik.
Jika memang diperlukan, Anda dan pasangan juga bisa berkonsultasi dengan psikolog untuk meredakan stres serta depresi yang dirasa terlalu membebani.
5. Berolahraga Secara Teratur
Melakukan pola hidup sehat, termasuk berolahraga secara teratur, memiliki dampak yang positif bagi peluang kesuburan. The Nurses' Health Study II menemukan bahwa orang yang meluangkan waktu setiap minggu untuk berolahraga memiliki risiko kemandulan atau infertilitas yang lebih rendah.
Baca Juga: 7 Tanda Kemandulan Ini Sering Tak Disadari
Untuk memulai melakukan olahraga dengan rutin, Anda cukup melakukan gerakan ringan seperti bersepeda atau berjalan kaki sudah cukup untuk bisa memberikan dampak yang baik bagi fertilitas.
Nah, itu dia beberapa kebiasaan baik untuk bisa meningkatkan potensi kesuburan serta menunjang program hamil Anda dan pasangan. Semoga bermanfaat.
Sumber:
https://id.theasianparent.com/cara-meningkatkan-kesuburan/
Baca juga:
https://id.theasianparent.com/cara-memanjangkan-bulu-mata
https://id.theasianparent.com/cara-mengencangkan-payudara-secara-alami-dan-cepat
| Published by The Asian Parent |
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai