Suara.com - Sebagian besar orang telah menghabiskan banyak waktu di rumah saja selama pandemi virus corona Covid-19. Situasi ini memengaruhi kesehatan, tetapi juga melindungi kita dari polusi udara di luar ruangan.
Tapi, banyak orang tidak paham bahwa ada alergen dalam ruangan tertentu yang bisa membuat orang rentan terhadap alergi serius.
Anda pasti sudah berusaha untuk memastikan lingkungan rumah selalu bersih dengan rajin menyapu, mengepel dan membersihkan debu.
Sayangnya, ada jejak debu tersembunyi yang terdiri dari alergen kecoa, tunga debu, anjing, jamur dan bakteri yang bisa tertinggal di permukaan tempat makan, duduk, tempat bermain dan tempat tidur.
Metode pembersihkan rumahan biasanya pun mungkin tidak akan menghilangkan jejak debu ini sepenuhnya. Karena itu, seseorang akan rentan terhadap alergen tertentu.
"Sebagian besar pasien asma mengaku mengalami gejala ketika membersihkan rumah, mengambil pakaian dari lemari atau melihat jamur di musim hujan. Tungau debu rumah, bulu hewan peliharaan, asap dari dapur dengan ventilasi buruk adalah pemicu serangan alergen dan memperburuk gejalanya," kata Dr Lancelot Pinto dikutip dari Times of India.
Bahkan AC ruangan yang buruk, debu di karpet dan ruangan tertutup berkontribusi memperburuk gejalanya. Apalagi kebanyakan orang terlalu memperhatikan polusi udara di luar tanpa memperhatikan polutan dari dalam rumah sendiri.
Sedangkan, sekarang ini banyak orang lebih sering menghabiskan waktu di dalam rumah akibat pandemi. Sirkulasi udara yang baik pun telah menjadi perhatian selama pandemi.
Dalam studi yang dilakukan oleh FRAC dan Dyson, terdapat beberapa temuan yang mengejutkan. Sebagian besar rumah menunjukkan adanya alergen anjing dan tungau debu.
Baca Juga: Sudah Suntik Vaksin Covid-19 2 Kali, Pria Ini Tetap Terinfeksi Virus Corona
Tungau debu dan alergen kecoa adalah pemicu umum alergi sepanjang tahun dan gejala asma. Jenis jamur yang biasanya tumbuh di area lembap di dalam rumah dan mobil dalam kondisi hangat juga bisa memicu alergi.
Selain itu, bayi juga memiliki risiko masalah kesehatan akibat polutan dalam debu rumah tangga 100 kali lebih besar daripada orang dewasa.
Anda juga perlu memahami bahwa udara di rumah bisa mengandung banyak sekali zat, dari partikel seperti debu, alergen, VOC NO2 dan benzena.
Semua zat itu dikenal berpotensi menyebabkan masalah pernapasan dan kardiovaskular. Zat ini juga bisa mengiritasi mata, tenggorokan dan kulit yang menyebabkan berbagai reaksi alergi.
Paparan debu tingkat tinggi dalam jangka panjang bisa menyebabkan masalah kesehatan, terutama di kalangan anak kecil, lansia dan orang yang sudah memiliki gangguan pernapasan serta jantung.
Karena itu, semua orang perlu melakukan pembersihan rumah yang lebih efektif dan rutin untuk menghilangkan semua debu yang tersembunyi. Anda bisa menggunakan vacum cleaner secara teratur, pembersihan ventilasi dan memantau kualitas udara dalam ruangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa