Suara.com - Selain faktor genetik, makanan dan minuman yang dikonsumsi juga memengaruhi pertumbuhan tinggi badan.
Banyak orang yang mengingikan tubuh yang tinggi. Salah satu yang menentukan tinggi seseorang yaitu pertumbuhan tulang dalam tubuhnya.
Pertumbuhan tinggi juga dipengaruhi protein, kalsium, vitamin D, magnesium, dan nutrisi lainnya. Semua itu terdapat di dalam makanan yang dikonsumsi.
Oleh karena itu, di bawah ini terdapat makanan dan minuman yang membantu tinggi seseorang. Dilansir Healthline, berikut beberapa di antaranya:
1. Kacang
Kacang mengandung protein yang sangat baik. Protein telah terbukti meningkatkan kadar insulin dan hormon yang mengatur pertumbuhan. Selain itu, kacang juga mengandung zat besi dan vitamin B yang tinggi.
Hal ini berguna untuk melindungi tubuh dari anemia. Rupanya, anemia karena kurangnya zat besi juga berpengaruh terhadap keterlambatan pertumbuhan pada anak. Oleh karena itu, mengonsumsi kacang sangat baik untuk pertumbuhan tinggi.
2. Ayam
Ayam mengandung protein dan nutrisi lain yang baik bagi tubuh. Di sisi lain, ayam juga mengandung vitamin B12 yang berpengaruh pada pertumbuhan tinggi badan seseorang. Selain itu, ayam juga memgandung asam amino yang mengatur pembentukan dan pertumbuhan tulang pada seseorang.
Baca Juga: Wanita Ini Jalani Prosedur Operasi Mengerikan, Tambah Tinggi Badan 10 Cm
3. Almon
Almon kaya akan vitamin dan mineral yang sangat baik untuk pertumbuhan tinggi. Selain itu, almon juga diperkaya dengan serat, mangan, magnesium, serta vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan.
Kurangnya vitamin E pada tubuh, dapat menghambat pertumbuhan anak. Oleh karena itu mengonsumsi almon sangat baik untuk pertumbuhan serta meningkatkan kesehatan tulang.
4. Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, kubis kaya akan nutrisi di dalamnya. Nutrisi tersebut di antaranya vitamin C, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, dan vitamin K.
Nutrisi-nutrisi tersebut sangat baik untuk perkembangan tubuh. Vitamin K di dalamnya juga berguna untuk meninglatkan kepadatan tulang dan menjaga tinggi badan seseorang.
Berita Terkait
-
Sepeda Lipat Ukuran 20 Inch untuk Usia Berapa? Ini 4 Pilihan Terbaik Sesuai Tinggi Badan
-
Nggak Sekadar Tinggi Badan, Ini Aspek Penting Tumbuh Kembang Anak
-
4 Aplikasi Mengukur Tinggi Badan dengan Hasil Akurat bagi Pengguna HP Android
-
7 Rekomendasi Motor yang Cocok untuk Tinggi Badan 140 cm: Bodi Kecil, Bobot Ringan
-
Honda Siapkan Motor Retro untuk Pengendara Bertinggi 150 cm: Bukan Honda Monkey, tapi...
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima
-
Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes