Suara.com - Di media sosial mudah kita temui video gerakan olahraga yang hanya memakan waktu sekitar 10 menit. Video tersebut mungkin menggugah orang-orang dengan waktu terbatas terbatas untuk melakukan olahraga.
Tetapi, apakah olahraga hanya sepuluh menit bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh?
Praktisi kesehatan dr. Boy Abidin, Sp.OG (K)., menjelaskan bahwa jumlah waktu berolahraga memang bisa menentukan dampaknya pada tubuh, termasuk pembakaran lemak yang terjadi.
Menurutnya, jika olahraga sepuluh menit dengan tujuan hanya untuk peregangan maka hal itu bisa saja dilakukan.
"Untuk fleksibilitas jadi yang sifatnya stretching, untuk peregangan, 5 menit-10 menit itu cukup," kata dokter Boy saat webinar bersama Lifebouy dan PSSI, Selasa (2/3/2021).
Tetapi, jika tujuannya untuk meningkatkan denyut jantung dan membakar kalori lebih banyak, maka olahraga yanh disarankan adalah jenis kardio yang tidak cukup kalau hanya dilakukan selama sepuluh menit.
"Mau melihat kekuatan kardiovaskular jantung dan paru-paru, kalau tujuannya itu perlu minimal 30 menit," ucapnya.
"Kemudian yang tujuannya untuk kelenturan otot, kekuatan otot, endurance, kebugaran otot, itu 15-30 menit. Jadi menit ini tujuan kita untuk beraktivitas atau olahraga itu apa," imbuh dokter Boy.
Terlepas dari itu, dokter Boy mengingatkan bahwa aktivitas fisik harus dilakukan oleh siapa pun. Bahkan sebaiknya menjadi kebiasaan sejak masih anak-anak hingga lanjut usia.
Baca Juga: Tiga Hal Besar yang Menurut Pakar dapat Mengurangi Risiko Kanker, Apa Saja?
Ia mengingatkan agar jangan terlalu malas bergerak atau rebahan. Dokter Boy menyebutkan bahwa berdasarkan data Riskesdas Kemenkes 2018 tercatat, 35 persen orang Indonesia kurang bergerak.
"Itu sebelum pandemi, apalagi sekaranh pandemi," katanya.
Sementara terlalu banyak rebahan justru berdampak buruk untuk kesehatan tubuh. Terutama bagi kerja jantung yang bertufas memompa darah. Dokter Boy menjelaskan, kerja jantung bermasalah bisa berakibat sirkulasi darah juga memburuk.
"Sirkulasi darah kurang bagus nanti akan terjadi penumpukan masalah pada otot, sendi jadi sering nyeri pinggang. Kemudian bisa nyeri kepala yang pasti juga berat badan bertambah. Ini akan mengakibatkan masalah pada kolesterol, diabet dan segala macam," tuturnya.
Berita Terkait
-
Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai
-
7 Sepatu Adidas Terbaik untuk Olahraga Lari, Gym hingga Padel
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien