Suara.com - Covid-19 seringkali disebut dengan penyakit seribu wajah karena gejaanya yang beragam. Selain gejala resmi infeksi yang dicantumkan oleh CDC, ada juga beberapa gejala asing yang ditemukan oleh dokter, yang perlu mendapat perhatian saat ini.
Beberapa gejalanya, menurut dokter, semakin bermunculan dalam kasus yang dilaporkan sejak bulan lalu. Dilansir dari Times of India berikut ini beberapa gejalanya
Ulkus mulut
Meski lidah Covid-19 adalah gejala sangat aneh yang terkait dengan infeksi virus, dokter sekarang melihat peningkatan jumlah kasus yang datang dengan gejala seperti sariawan, ruam, benjolan, yang bertepatan dengan gejala Covid-19 lainnya, termasuk demam, batuk dan kelelahan.
Meskipun gejalanya bisa membingungkan dan juga tidak menyenangkan, gejala peradangan di lidah atau perubahan tidak biasa lainnya harus menjadi tanda khawatir-untuk memeriksakan masalah yang mendasarinya.
Masalah lidah juga dapat muncul karena sindrom Kawasaki, komplikasi inflamasi langka yang terkait dengan Covid-19 parah pada anak-anak, yang memengaruhi aliran darah dan fungsi vital.
Mulai dari rasa sakit, perubahan warna, bengkak, sensasi terbakar atau perubahan tekstur, jika Anda mencurigai tertular virus dengan cara apa pun, segera dapatkan bantuan.
Jari Covid-19
Semakin banyak kasus pembengkakan pada kulit, jari tangan dan kaki yang dilaporkan di seluruh dunia, dalam perkembangan yang mengkhawatirkan para ahli sekarang.
Baca Juga: Pandemi Pengaruhi Ibu Hamil dan Bayi, Terutama pada Sistem Kekebalan
Ditandai sebagai tanda jari tangan dan kaki Covid-19, itu adalah gejala infeksi langka lain yang harus diwaspadai.
Faktanya, dokter sekarang melihat bahwa banyak orang yang dites positif terinfeksi hanya mengalami gejala dermatologis ini selama infeksi mereka dan berisiko salah didiagnosis. Penelitian juga menunjukkan bahwa ruam dan benjolan juga merupakan tanda utama infeksi pada anak kecil, yang menunjukkan gejala berbeda dari orang dewasa.
Akibat peradangan dalam tubuh yang disebabkan oleh penyebaran virus, jari kaki Covid-19 dapat menyebabkan pembengkakan, lesi dan perubahan warna pada jari tangan dan kaki. Mereka telah diibaratkan mirip dengan radang dingin musim dingin dan sakit tenggorokan.
Biduran dan urtikaria
Munculnya ruam atau benjolan yang muncul secara tiba-tiba pada kulit yang bisa berlangsung berjam-jam juga bisa menjadi tanda Covid-19 di masa-masa awal. Tidak hanya itu merupakan presentasi gejala Covid-19 terkait kulit, tetapi mereka juga dapat bertahan lebih lama dan kadang-kadang, bahkan bertahan selama berminggu-minggu setelah Anda melawan infeksi.
Sesuai studi kasus, gatal-gatal pada kulit bisa mulai muncul di telapak tangan, telapak tangan dan perlahan menyebar ke bagian kulit lainnya. Dalam banyak kasus, juga dapat menyebabkan pembengkakan akut pada bagian sensitif seperti kelopak mata, bibir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026