Suara.com - Menumbuhkan jenggot memang umum dilakukan, apalagi dalam situasi karantina. Sayangnya jenggot atau rambut di wajah malah bisa meningkatkan risiko Anda terinfeksi Covid-19.
"Ini semua tentang mendapatkan penutup yang baik antara masker dan wajah Anda," menurut Dr. Anthony M. Rossi, FAAD, seorang ahli kulit bersertifikat dan anggota American Academy of Dermatology pada Healthline.
"Jika Anda memiliki jenggot yang sangat lebat di area masker dan menutupi garis rahang dan ke leher Anda, maka itu bisa pengaruhi efektivitas masker sehingga memungkinkan partikel dan aliran udara mengalir antara Anda dan topeng," imbuhnya.
Jenggot lebat membuat setiap tetesan yang mengandung virus yang Anda hirup saat berbicara, batuk, atau bersin dapat keluar melalui lubang di sekitar tepi masker Anda. Hal ini juga berarti bahwa setiap tetesan yang dihembuskan oleh orang-orang di sekitar Anda dapat masuk ke dalam masker Anda.
Jika tetesan ini masuk ke mulut atau hidung Anda, maka bisa membuat Anda lebih mungkin tertular virus.
Dr. Adam Friedman, seorang dokter kulit bersertifikat dan anggota American Academy of Dermatology membagikan tips jika Anda tetap ingin mempertahankan jenggot. Dia menjelaskan bahwa penggunaan masker ganda berpotensi membantu jika seseorang tidak ingin bercukur karena pakai dua masker sekaligus bisa membuatnya lebih rapat.
Namun, pakai masker dua sekaligus juga dapat menyebabkan masalah lain, seperti tekanan atau ruam kontak akibat gesekan di belakang telinga.
"Di rumah sakit, di mana diperlukan masker N95 yang telah teruji kesesuaian, mereka yang berjanggut tebal dapat menggunakan apa yang disebut PAPR (respirator pemurni udara bertenaga)," kata Friedman.
Rossi menambahkan bahwa ukuran wajah orang berbeda-beda, jadi Anda perlu memastikan bahwa masker memiliki penutup yang rapat di seluruh area mulut, hidung, dan dagu.
Baca Juga: Tinjau Program Vaksinasi Solo, Ganjar Beri Pesan Ini untuk Pegiat Wisata
Rossi mencatat bahwa ada panduan yang disediakan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang menguraikan gaya rambut wajah tertentu yang paling cocok untuk mendapatkan penutup masker yang baik.
Secara umum, bagaimanapun mencukur bersih atau memiliki rambut wajah yang tidak melewati garis di mana masker harus menutup wajah Anda adalah pilihan terbaik. Lebih lanjut Friedman menjelaskan bahwa kepadatan jenggot akan memainkan peran besar pada efektivitas masker.
"Jenggot harusnya rapi dan tipis tidak boleh mengganggu pemakaian masker standar," kata Friedman dalam merekomendasikan model jenggot.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini