Suara.com - Setiap orang pastilah memiliki beberapa kebiasaan buruk. Dan kebiasaan buruk ini bisa semakin parah saat Anda merasa cemas. Jangan biarkan kebiasaan buruk ini mengambil alih hidupmu, karena dapat memengaruhi kesehatan mental.
Anda akan terkejut mengetahui bahwa kebiasaan buruk saat cemas ini adalah tanda yang jelas bahwa kesehatan mental Anda sedang terancam. Seiring waktu, kebiasaan buruk ini akan menjadi bagian dari Anda dan bahasa tubuh Anda. Dan sayangnya, hal ini tidak meninggalkan kesan yang baik pada orang-orang yang berinteraksi dengan Anda.
Dilansir dari Healthshots, berikut 7 kebiasaan buruk paling umum yang dipicu oleh kecemasan.
1. Menggigit kuku
Orang yang cemas atau terlalu banyak berpikir cenderung melakukan kebiasaan ini. Menggigit kuku bukan hanya bahaya bagi kesehatan mental, tetapi juga kesehatan fisik Anda, karena tangan merupakan gudangnya kuman dan bakteri.
2. Menarik rambut
Beberapa orang cenderung menarik rambut saat cemas. Bahkan, bukan hanya rambut di kepala mereka, tetapi ada orang yang benar-benar menarik rambut di lengan, alis, dan bahkan bulu mata.
3. Menggeretakkan gigi
Tahukah Anda bahwa menggeretakkan gigi sangat berbahaya bagi kesehatan? Pada dasarnya bruxism adalah istilah yang digunakan untuk menggeretakkan gigi. Sebagian orang melakukan hal ini pada malam hari saat tidur. Saat Anda menggemeretakkan gigi, ketegangan yang terjadi pada sendi ini bisa memicu sakit kepala. Selain sakit kepala di pagi hari, Anda mungkin juga merasakan nyeri di rahang saat bangun.
4. Menggaruk
Anda menggaruk kadang bukan karena gatal biasa, tapi karena rasa gatal yang intens dan menyebabkan Anda akhirnya menggaruk diri sendiri.
5. Menggerakkan kaki
Anda pasti pernah mendengar istilah 'sindrom kaki gelisah'. Nah, itu adalah gangguan kesehatan mental yang sifatnya parah. Kegelisahan merupakan tanda otak yang hiperaktif, yaitu ketika ada terlalu banyak pikiran yang mengalir di dalam kepala Anda.
Hal ini terkadang dapat menyebabkan kebingungan dan pusing. Banyak energi yang dikonsumsi selama proses kegelisahan, dan itulah sebabnya orang biasanya merasa lelah.
Baca Juga: Alami Empat Jenis Mimpi Berikut? Waspada, Bisa Jadi Tanda Masalah Mental
6. Makan berlebihan
Gangguan makan memiliki hubungan yang kuat dengan kesehatan mental Anda. Juga, ketika Anda makan tanpa perhatian, itu berdampak buruk pada kesehatan mental Anda. Dan tidak diragukan lagi, ini akan memiliki implikasi fisik juga.
Itulah sebabnya penderita gangguan kesehatan mental dan kecemasan cenderung mengalami kenaikan berat badan, memiliki kadar kolesterol tinggi, dan penyakit gaya hidup lainnya.
7. Menunda-nunda pekerjaan
Kebiasaan ini adalah pembunuh utama produktivitas Anda. Dalam situasi ini, Anda sangat sadar akan tugas Anda dan bahkan siap untuk mengerjakan sesuatu, tetapi Anda merasa sangat kewalahan sehingga Anda akhirnya tidak melakukan apa-apa.
Tapi bisakah Anda benar-benar menyingkirkan kebiasaan ini? Jawabannya adalah bisa! Anda bisa, tetapi Anda harus gigih, dan harus mengerjakannya setiap detik. Pada awalnya, Anda akan merasa sulit tetapi ketekunan akan membantu Anda menyingkirkannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?