Suara.com - Sebanyak 43 orang di New Brunswick, Kanada terserang penyakit misterius pada bagian otak yang menyebabkan penderitanya mengalami kejang, hilang ingatan, hingga halusinasi.
Mengutip Insider, Kamis (1/4/2021) pejabat kesehatan setempat menduga sudah ada lima orang meninggal dunia sejak kasus pertama ditemukan pada 2015 lalu, 5 orang ini diduga sebagai cluster penemuan kasus.
"Selama lebih dari 20 tahun terakhir, kami belum pernah melihat sekelompok penyakit neurologis seperti ini," ujar Kepala Jaringan Pengawasan CJD Kanada, Michael Coulthart.
Keberadaan penyakit misterius terungkap baru-baru ini setelah media mendapatkan informasi yang menyebar dari dinas kesehatan provinsi yang dikirimkan kepada dokter setempat.
Informasi itu mengatakan kepada para dokter untuk lebih mengawasi pasien yang punya gejala kelainan otak langka seperti pengelihatan kabur, halusinasi, dan hilang ingatan.
Alier Marrero, Ahli Saraf yang memimpin investigasi di New Brunswick mengatakan pada awalnya pasien datang dengan rasa sakit di kepala, kejang dan mengalami perubahan perilaku.
Namun karena gejala-gejala ini bisa terkait dengan sejumlah kondisi kesehatan lain, sehingga tidak sempat menjadi perhatian besar.
Akan tetapi kian lama gejala semakin berkembang dari gangguan berpikir, pengecilan otot, air liur terus keluar, bahkan gigi retak dan patah setelah 18 hingga 36 bulan ke depan.
Ditambah beberapa pasien mengalami gejala halusinasi mengganggu, seperti merasa adanya serangga yang merayap di kulit mereka.
Baca Juga: Amerika Serikat Akan Kirim 4 Juta Dosis Vaksin ke Kanada dan Meksiko
Akhirnya Marrero melakukan serangkaian tes, kondisi visual otak, kerangka tulang belakang hingga tes toksikologi untuk memastikan. Hasilnya dipastikan itu bukanlah gangguan neurodegeneratif atau penurunan fungsi saraf otak.
Hingga kini, peneliti sedang bekerjasama dengan berbagai kelompok pakar kesehatan untuk mengetahui penyebab penyakit misteris tersebut. Namun hingga kini belum ada kesimpulan yang bisa ditemukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal