Suara.com - Hari ini, Jumat 2 April 2021 diperingati Sebagai Jumat Agung atau hari Jumat sebelum Minggu Paskah, hari peringatan Penyaliban Yesus Kristus. Sejak masa awal sejarah Kistianistas, hari ini diperingati sebagai hari kesedihan, penebusan dosa, dan puasa.
Menurut Alkitab, pada hari sebelum Paskah, Yesus dicambuk dan diperintahkan untuk memikul salib ke puncak Golgota, di mana dia akan disalibkan dan kemudian dihukum mati.
Untuk mengetahui lebih jauh seputar hari ini, berikut ada beberapa fakta menarik seputar hari raya keagamaan ini, yang Suara.com lansir dari Beliefnet.
1. Dianggap perayaan, namun menyimpan kesedihan
Nama Jumat Agung membuatnya terdengar seolah-olah ini adalah acara yang meriah. Bagi banyak orang saat ini, Jumat Agung diperingati dengan khotbah dan makan malam di restoran terbaik di lingkungan mereka.
Sementara bagi mereka yang religius hari ini sebenarnya tentang kematian dan penyiksaan. Menurut Alkitab, hari Jumat sebelumnya adalah saat Yesus disiksa dan dibunuh secara brutal oleh orang Romawi.
2. Nama Jumat Agung
Hari ini juga dikenal dengan beberapa nama lain, seperti Jumat Paskah, Jumat Agung (di Gereja Ortodoks Rusia), dan Jumat Suci. Nama lain bahkan diperkirakan berasal dari bahasa Jerman, "Gottes Freitag" atau "Hari Jumat Tuhan".
Meskipun mungkin tampak aneh bahwa peristiwa menyedihkan seperti ini diberi nama Jumat Agung, penganut Kristen percaya bahwa pengorbanan Yesus untuk kehidupan abadi umat manusia pada akhirnya merupakan pesan yang positif.
Baca Juga: Jalan Salib Gereja Katedral Makassar Setelah Dibom: Iman Kami Makin Kuat
3. Tanggal pasti penyaliban menurut peneliti
Pada tahun 1985, dua peneliti Universitas Oxford menerbitkan sebuah makalah yang menyebut tanggal 3 April 33 M sebagai tanggal asli penyaliban.
Mereka memperoleh tanggal itu dari tabel astronomi, dokumentasi Alkitab, dan tahun istilah Pontius Pilatus sebagai prokurator di Yudea pada 26-36 M.
Para peneliti menunjukkan bahwa keempat Injil setuju penyaliban terjadi selama festival Paskah.
4. Yesus dipercaya disalibkan bukan di tangan
Banyak ahli agama percaya bahwa Yesus disalibkan dengan paku yang ditancapkan di pergelangan tangannya, bukan tangan.
Berita Terkait
-
Manusia Cuma Anak Kemarin Sore! Kenalan sama 6 Hewan Abadi yang Umurnya Bisa Ratusan Tahun
-
Ngeri! 10 Senjata Rahasia Hewan yang Bikin Ilmuwan Geleng-Geleng Kepala
-
Otaknya Nggak Kalah Sama Manusia! Ini 10 Hewan Paling Cerdas di Muka Bumi
-
Bukan Cuma Kucing atau Panda, Ini 10 Hewan Paling Gemas di Dunia yang Jarang Kamu Tahu
-
7 Kota di Dunia yang Penduduknya Kurang dari 100 Orang, Nomor 3 Bikin Melongo
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?