Suara.com - Pandemi Covid-19 belum berakhir. Penularan virus corona SARS Cov-2 itu masih terjadi dibanyak negara di dunia.
Data situs worldometers.info mencatat ada 571.977 kasus Covid-19 baru di seluruh dunia dalam 24 jam terakhir. Membuat total kasus Covid-19 menjadi 133.006.775 kasus.
Kasus baru paling banyak dilaporkan terjadi di India yang kembali mengalami rekor lonjakan infeksi. Setelah dua hari lalu, untuk pertama kalinya infeksi harian India lebih dari 100 ribu, hal yang sama kembali terjadi hari ini.
Negara itu melaporkan 115.269 kasus baru dalam satu hari. Jumlah kasus Covid-19 di India kini mencapai 12.799.746 kasus, ketiga terbanyak di dunia.
Dikutip Times of India, lonjakan kasus baru terjadi di 16 negara bagian sejak Desember 2021. Lonjakan kasus paling parah terjadi di Chhattisgarh yang melaporkan 9.921 infeksi baru. Disusul Maharashtra yang melaporkan 9.000 kasus dan Madhya Pradesh dengan 3.722 infeksi.
Di antra negara Asia, India juga melaporkan angka kematian terbanyak, 631 jiwa, dari total 2.105 kematian diseluruh wilayah Asia. Diikuti Filipina yang melaporkan 382 kematian, dan Turki 211 jiwa.
Bagaimana Indonesia? Angka kematian harian Indonesia kemarin jadi yang terbanyak kelima setelah Iran (175 jiwa) dengan jumlah 162 orang meninggal akibat Covid-19 dalam satu hari. Akumulasi kematian dari infeksi virus corona di indonesia telah mencapai 41.977 jiwa, terbanyak ketiga di Asia.
Infeksi Covid-19 telah menyebar ke 49 negara Asia sejak pertama kali terjadi di Wuhan, China, pada akhir Desember 2019. Per Rabu (7/4) lebih dari 29,79 juta orang di Asia telah terinfeksi virus corona itu.
Sebanyak 26,9 juta di antaranya berhasil sembuh, tetapi 437.950 jiwa lainnya meninggal dunia. Hingga sekarang ada 2,44 juta orang di Asia yang masih positif Covid-19.
Baca Juga: AstraZeneca Menangguhkan Uji Coba Klinis Vaksin Covid-19 pada Anak-anak
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai