Suara.com - Tidak semua orang menunjukkan sifat dan sikap terbaiknya di depan Anda. Bahkan, bisa saja orang di depan baik, namun di belakang menusuk Anda.
Karena itu demi menjaga kesehatan jiwa, Anda wajib menjauhi orang-orang dengan sifat toksik alias beracun.
Melansir dari Healthshots, berikut empat jenis orang toksik yang harus Anda hindari.
Narsis dan egois
Pada dasarnya, memuji diri sendiri itu tidak masalah. Bahkan, hal ini bisa membuat seseorang percaya diri.
Tapi jika teman-teman Anda egois dan narsis setiap saat dan merugikan Anda, satu-satunya jalan adalah dengan menjauhi mereka.
"Ada sebagian orang yang tidak tahu bagaimana cara mementingkan orang lain, sehingga terus saja berbicara tentang diri mereka sendiri. Menjalin hubungan dengan orang-orang ini pada akhirnya merugikan diri Anda sendiri," ungkap psikiater Dr. Rahul Khemani.
Ngomongin orang
Dari lingkaran pertemanan Anda adakah orang yang senang membicarakan orang lain? Orang seperti ini melakukannya untuk menutupi kekurangan dirinya sendiri, agar apa yang mereka bicarakan tidak terdengar dari telinga Anda.
Baca Juga: Jangan Dulu Putus Cinta di Masa Pandemi Covid-19, Ini Sebabnya
Agar tidak terjebak dengan pola perilaku mereka, menjauhinya adalah satu-satunya cara.
Iri hati
Hati-hati, orang lain saja bisa iri pada Anda. Mungkin iri dengan pencapaian maupun yang Anda hasilkan selama hidup. Hiraukan mereka, dan tetap terus melangkah.
Orang yang manipulatif
Orang yang manipulatif biasanya pandai memutarbalikkan fakta. Seperti berbohong maupun menyalahkan korban.
Punya teman yang seperti ini dijamin nggak baik untuk kesehatan jiwa Anda ke depan. Carilah teman yang bisa membuat Anda berkembang secara positif.
Berita Terkait
-
Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar
-
Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan
-
28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?
-
7 Tanda Kamu Nggak Dihargai di Tempat Kerja, Mungkin Sudah Saatnya Resign!
-
RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua