Suara.com - Nagita Slavina sempat tetap menjalankan ibadah puasa Ramadan ketika hamil anak kedua. Tetapi, Istri Raffi Ahmad itu mengaku terus-menerus merasa mual selama mencoba berpuasa.
Dokter pun mengingatkan Nagita Slavina untuk mengukur kemampuan tubuhnya jika ingin berpuasa. Apalagi, sekarang ini kehamilan Nagita Slavina masih dalam trimester pertama.
Berpuasa ketika usia kehamilan masih trimester pertama memang akan lebih berat dan berisiko. Pada trimester pertama kehamilan ini, ibu hamil harus memperhatikan asupan nutrisinya yang akan berdampak pada tumbuh kembang janin.
Bukan berarti ibu hamil dilarang berpuasa. Namun, ada bebarapa hal yang perlu diperhatikan ibu hamil jika ingin berpuasa, khususnya asupan gizi dan hidrasi tubuh.
Berikut ini dilansir dari Hellosehat, ada beberapa jenis makanan yang seharusnya dikonsumsi ibu hamil ketika puasa.
1. Makanan bergizi seimbang
Makanan yang mengandung karbohidrat, protein hewani dan nabati, lemak, vitamin, serta mineral termasuk golongan makanan bergizi seimbang. Contohnya, nasi, sayuran hijau, ikan, tahu dan tempe, buah serta susu. Makanan bergizi seimbang akan membantu memenuhi kebutuhan gizi janin.
2. Karbohidrat kompleks
Makanan karbohidrat kompleks sangat dibutuhkan ketika ibu hamil berpuasa, karena biasanya membutuhkan waktu lama untuk dicerna sehingga rasa lapar akan muncul lebih lama. Selain itu, serat juga berfungsi mencegah konstipasi.
Baca Juga: Alami Masalah Jantung, LaMarcus Aldridge Resmi Pensiun dari NBA
Adapun makanan karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, roti gandum. pasta gandum, oatmeal, kacang-kacangan. Ada pula makanan yang mengandung serat, seperti sayur, buah, kacang-kacangan, gandum dan biji-bijian.
3. Protein
Konsumsi makanan berprotein tinggi juga penting bagi ibu hamil selama berpuasa. Contohnya, daging, ikan, telur dan kacang-kacangan yang mengandung tinggi protein.
4. Hindari makanan manis
Saat berpuasa, seseorang cenderung mengonsumsi makanan manis yang bisa meningkatkan kadar gula darah dan bisa menurunkannya secara drastis setelahnya.
Kebiasaan makan manis ini bisa menyebabkan ibu hamil menjadi lebih lemas dan merasa lapar. Jadi, lebih baik menghindari makanan manis dan menggantinya dengan konsumsi buah-buahan manis.
Berita Terkait
-
Ramadan Tiba tapi Belum Bayar Utang Puasa dan Lupa Jumlahnya, Harus Bagaimana?
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Kapan Terakhir Harus Membayar Utang Puasa Ramadan 2025?
-
Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadan 2025, Simak Jadwalnya untuk Umat Muslim!
-
Heboh Nagita Slavina Diduga Makan Ramen Nonhalal
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil