Suara.com - Senin adalah hari dimulainya semua aktivitas dan kegiatan, setelah melewati akhir pekan Sabtu-Minggu. Nah, sayangnya tidak sedikit dari kita yang justru malas bahkan cenderung cema saat hari Senin tiba.
Gejala ini disebut dengan Monday blues, sehingga agar tidak menjadi kebiasaan, yuk praktikan beberapa kiat sebagai berikut melansir keterangan pers Ruangguru, Minggu (18/4/2021).
1. Buat daftar kegiatan akhir pekan
Kerap kali, kita merasa cemas akan hari Senin karena kita merasa bahwa akhir pekan berjalan sangat cepat. Hal ini dapat disebabkan karena kita belum memanfaatkan waktu akhir pekan secara maksimal.
Akhir pekan adalah waktu untuk beristirahat dan melakukan hal-hal yang kita sukai, seperti hobi. Sebelum memasuki akhir pekan, alangkah baiknya bila kita membuat daftar aktivitas yang ingin kita lakukan di akhir pekan, seperti tidur siang, melukis, mencoba memasak resep terbaru, hingga berjalan-jalan di sekitar kota.
Dengan memaksimalkan waktu akhir pekan, maka kondisi fisik dan mental kita akan menjadi fresh kembali dan siap untuk menghadapi hari Senin dengan penuh senyuman.
2. Ubah pandangan buruk tentang hari Senin
Hari Senin sama halnya dengan hari Jumat. Kedua hari tersebut masuk ke dalam kategori weekdays. Namun, mengapa hari Senin kerap mendapat persepsi yang buruk di mata kita? Itu semua disebabkan karena mindset kita yang menganggap bahwa hari Senin itu menakutkan, melelahkan, dan sejenisnya.
Mari mulai mengubah mindset kita terhadap hari Senin menjadi lembaran baru yang menyenangkan dan penuh pembelajaran baru.
Baca Juga: Meninggal, Jasad Lia Eden Bakal Dikremasi di Grand Heaven Pluit Senin Besok
3. Buat rencana menyenangkan setiap harinya
Siapa bilang kita hanya bisa bersenang-senang di akhir pekan saja? Di weekdays juga bisa, lho! Termasuk hari Senin. Rencanakan hal-hal menyenangkan di setiap harinya, seperti menonton film bersama teman, bersepeda bersama keluarga di sore hari, atau hal-hal lainnya yang kita sukai.
Dengan mengetahui bahwa kita akan melakukan hal yang menyenangkan setiap harinya, kita akan lebih semangat dalam menjalani hari demi hari di setiap minggunya
3. Membuat daftar kegiatan alias to do list
Rasa cemas pada awal Minggu juga dapat diasosiasikan dengan rasa cemas akan aktivitas yang akan dilakukan nantinya.
Untuk mengatasi rasa cemas ini, tulislah daftar aktivitas yang akan dilakukan pada hari Senin dan seterusnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat