Suara.com - Mandi memang memberikan banyak manfaat kesehatan, terutama pada kulit. Mandi bisa membantu membersihkan dan melembapkan kulit serta menghilangkan bakteri.
Tapi, menggosok badan menggunakan handuk setelah mandi bukanlah pilihan terbaik. Menurut dokter kosmetik, Dr Rekha Tailor of Health & Aesthetics, Anda harus menghindari penggunaan handuk untuk mengeringkan badan.
Dr Rekha menyankan semua orang untuk menahan diri menggosok tubuh menggunakan handuk sampai kering setelah mandi dan lebih baik membiarkan tubuh kering sendiri. Karena, cara ini bisa membantu kulit mempertahankan kelembapan. yang dibutuhkan agar tetap sehat dan terhidrasi.
Menurut Dr Tailor, menjaga kelembapan kulit bisa membantunya menyerap bahan-bahan dalam produk perawatan kulit agar mendapatkan manfaat maksimal.
Selain mengeringkan tubuh menggunakan handuk, mandi air panas juga salah satu yang harus dihindari. Meskipun air panas bisa menyenangkan, tapi bisa memberikan efek samping yang merugikan.
Dr Rekha mengatakan air panas bisa menyebabkan kerusakan pada sel keratin yang berada di lapisan luar kulit atau epidermis. Menurutnya, suhu yang lebih tinggi menyebabkan kulit mengering dan memperburuk kondisi kulit, seperti eksim yang menyebabkan kulit merah, gatal dan kering.
Sebaliknya dilansir dari Express, mandi pakai air dingin justru akan meningkatkan kekebalan. Studi dalam jurnal PLos One telah mengevaluasi manfaat mandi air dingin terhadap penyakit, kualitas hidup dan produktivitas kerja.
Studi yang melibatkan 3.018 peserta berusia antara 18 dan 65 tahun tanpa kondisi kesehatan mendasar selama Januari hingga Maret 2015 itu, menemukan mandi air dingin bisa meningkatkan kekebalan tubuh 30 persen seiring berjalannya waktu.
Meskipun, beberapa orang mungkin menunjukkan respons stres ketika pertama kali mandi air dingin. Namun, tubuh akan beradaptasi terhadap air dingin dan respons stres menurun seiring berjalannya waktu.
Baca Juga: Meski Vaksin Tersedia, Pakar Medis Masih Tekankan Pentingnya Cuci Tangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya