Suara.com - Memiliki kebiasaan olahraga teratur tentu adalah hal baik untuk kesehatan tubuh. Namun terkadang saat sakit, seseorang mungkin merasa bersalah melewatkan rutinitas olahraga.
Jika sudah begini, istirahat bisa menjadi hal terbaik untuk kesehatan. "Dengarkan tubuh Anda ketika Anda memutuskan apakah latihan itu sepadan," kata Albert Ahn, MD, instruktur klinis di Departemen Kedokteran di NYU Langone Medical Center di New York, dikutip dari The Healthy.
Jika Anda sedang flu ringan dan gejalanya mulai dari leher ke atas, Anda mungkin bisa melakukan olahraga ringan. Beberapa orang bahkan merasa lebih baik dengan aktivitas fisik. Meskipun alasannya tidak jelas, itu mungkin ada hubungannya dengan demam endorfin atau mengikuti rutinitas, katanya.
Namun jika batuk atau hidung tersumbat membuat sulit bernapas, sebaiknya urungkan dulu niat olahraga. "Kita membutuhkan oksigen untuk berolahraga dengan benar. Jika oksigen agak sulit karena paru-paru dipenuhi dengan cairan, mungkin sebaiknya Anda tidak berolahraga," kata Felicia D. Stoler, DCN, RDN, dokter nutrisi klinis, ahli gizi ahli diet terdaftar, dan ahli fisiologi olahraga di Red Bank, New Jersey.
Di sisi lain, jika sakit membuat Anda kehilangan nafsu makan, Anda tidak akan memiliki cukup kalori untuk melakukan olahraga. Dan juga, berolahraga dengan demam adalah hal yang dilarang. "Anda tidak ingin menaikkan suhu tubuh Anda lagi," kata Dr. Ahn.
Bagi yang rutin latihan di gym, sangat disarankan untuk libur dulu saat sakit dan memilih di rumah saja. Sebab, Anda harus menghindari membuat pengunjung gym lainnya sakit.
Sehingga, jangan merasa bersalah tentang waktu jauh dari gym. Beberapa hari libur olahraga tidak akan berefek buruk, bahkan berolahraga terlalu cepat mungkin hanya akan menghambat Anda dalam jangka panjang.
“Ini tidak akan membantu pilek Anda pergi lebih cepat,” kata Dr. Ahn. Jadi, istirahatlah dan tetap di rumah saja saat sakit ketimbang memaksakan olahraga di luar.
Baca Juga: Unilever Luncurkan Produk Alternatif Daging Berbahan Dasar Nabati
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?