Suara.com - Sering dianggap buruk dan jahat, siapa sangka kolesterol juga dibutuhkan oleh tubuh. Terdapat dua jenis kolesterol, yaitu kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Adalah tugas Anda untuk menjaga agar kadar kolesterol ini seimbang, jangan sampai kadar kolesterol jahat lebih tinggi daripada koleksterol baik.
Untuk menjaganya seimbang, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan dan tak harus selalu dengan obat. Salah satunya memerhatikan gaya hidup.
Yuk simak cara aman menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh berikut ini!
1. Olahraga Teratur
Sudahkah Anda berolahraga? Faktanya, berolahraga selama 30 menit lima kali seminggu efektif meningkatkan kadar kolesterol baik di dalam tubuh. Tak perlu berfokus pada olahraga berat, cukup lakukan yang intensitasnya ringan dan menyenangkan. Sebut saja jalan kaki santai atau lari pagi dekat rumah.
Anda juga sebaiknya tetap bergerak kendati sedang melakukan aktivitas sehari-hari, misalnya stretching di sela waktu bekerja.
2. Jauhi Lemak Trans
Langkah berikutnya agar kolesterol tetap terjaga adalah menjaga pola makan tetap sehat. Bila memungkinkan, hindari mengonsumsi lemak trans.
Jenis lemak ini dapat ditemukan dalam bahan pangan seperti daging sapi, daging kambing, dan susu. Makanan yang sudah diolah seperti gorengan, keripik, dan kerupuk juga mengandung lemak trans yang cukup tinggi.
Sebaliknya, pilihlah makanan rendah lemak sebagai menu harian Anda. Antara lain ikan, putih telur, tempe, dan tahu.
3. Perhatikan Asupan Kalori Harian
Hal yang tak kalah penting adalah menjaga asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh setiap harinya. Sebagai informasi, orang dewasa membutuhkan sekitar 2000 kalori per harinya. Makan terlalu banyak kalori dapat menaikkan berat badan yang nantinya berkontribusi pada kadar kolesterol dalam tubuh.
Baca Juga: Wajib Dicoba, 5 Cara Alami Menurunkan Kadar Kolesterol
4. Minum Jus Anggur Jadi Salah Satu Cara Menurunkan Kolesterol
Anggur mengandung banyak senyawa antioksidan seperti flavonoid, piceatannol, dan resveratrol. Antioksidan tersebut dapat menghasilkan fitonutrien yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol tinggi.
Ketimbang minum obat-obatan, Anda bisa mulai makan anggur atau mengolahnya menjadi jus. Bisa juga mengolahnya bersama buah-buahan lain agar tidak bosan.
Anda bisa memilih untuk mengonsumsi anggur secara langsung atau membuatnya menjadi jus. Mencampurnya dengan buah lain juga bisa menjadi alternatif agar tidak bosan.
5. Konsumsi Makanan Kaya Kandungan Omega-3
Omega-3, khususnya DHA, dapat menurunkan kadar kolesterol dan juga trigliserida di dalam darah. Contoh makanan yang kaya Omega-3 adalah ikan salmon, mackerel, tuna, dan sarden. Karena makan makanan alami saja masih belum bisa mencukupi kebutuhan Omega-3 harian, mengonsumsi suplemen juga dapat membantu melengkapi kebutuhan zat ini.
6. Berhenti Merokok
Sudah menjadi rahasia umum bahwa rokok berdampak negatif terhadap kesehatan. Selain itu, rokok turut berkontribusi meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.
Konon, tekanan darah dan detak jantung akan lebih stabil 20 menit setelah merokok. Tak hanya itu, sirkulasi darah dan paru-paru juga akan lebih membaik jika berhenti merokok selama tiga bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi