Suara.com - Pemerintah Indonesia masih terus berupaya untuk menggenjot program vaksinasi Covid-19. Seperti diketahui, vaksinasi sendiri menjadi salah satu cara untuk bisa menghentikan pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun.
Di samping pemerintah, upaya pihak swasta juga turut berperan dalam percepatan program vaksinasi Covid-19. Salah satunya yang dilakukan Traveloka, yang telah membuka operasional Sentra Vaksinasi COVID-19 Traveloka yang berlokasi di Jogja Expo Center (JEC).
Bahkan Sentra Vaksinasi COVID-19 Traveloka telah melampaui target vaksinasi yang awalnya berjumlah 7.500 dengan melayani 8.080 warga Yogyakarta. Adapun rinciannya terdiri dari 4.086 kalangan lanjut usia, 2.748 pekerja pariwisata, dan 1.246 tenaga pengajar. Demikian seperti dalam keterangan yang diterima Suara.com, Selasa, (4/5/2021).
Pencapaian ini berangkat dari kolaborasi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan, sebuah contoh nyata dari kerjasama pemerintah dengan swasta (public-private partnership), serta pemanfaatan teknologi melalui platform Traveloka guna memastikan proses registrasi yang lancar.
“Kami sangat berharap warga DIY yang sudah mendapatkan vaksinasi dapat memiliki imunitas lebih baik sehingga tujuan pemulihan sosio-ekonomi nasional dapat berjalan sesuai dengan rencana. Di sisi lain, kami senantiasa mengimbau masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi untuk tetap menjaga protokol kesehatan, dengan mencuci tangan, menggunakan masker dan menjauhi kerumunan.” ujar Albert, Co-Founder, Traveloka.
Guna memenuhi kriteria vaksinasi yang ideal, Traveloka akan kembali menyelenggarakan vaksin tahap kedua bagi warga Yogyakarta pada tanggal 24, 25, 27, 28 dan 29 Mei 2021 di lokasi yang sama.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan berada pada angka 4,1 persen tahun 2020 dan diprediksi kondisi pariwisata akan normal kembali pada 2024 dengan kontribusi diperkirakan 4,5 persen.
Yogyakarta yang merupakan kota pendidikan adalah salah satu destinasi pariwisata penting di Indonesia. Dinas Pariwisata DIY mencatat, pandemi COVID-19 yang melanda sejak tahun 2020 tentunya berdampak kepada kunjungan wisatawan dengan penurunan drastis sebesar 68% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Namun, seiring dengan pemberlakuan kebijakan-kebijakan new normal serta masyarakat maupun wisatawan yang semakin membiasakan diri dengan Protokol Keamanan dan Kesehatan, jumlah kunjungan wisata ke Yogyakarta pun mulai mengalami peningkatan pada kuartal keempat tahun 2020 dan diharapkan untuk terus bertumbuh.
Baca Juga: Bill Gates Enggan Berbagi Teknologi Vaksin Covid-19 ke Negara Berkembang
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh