Suara.com - Taman Impian Jaya Ancol jadi trending topic di Twitter lantaran membludaknya pengunjung yang berwisata di pantai ujung Utara Jakarta itu.
Saking ramainya, pengunjung terlihat tidak memakai masker dan menimbulkan berbagai kerumunan, padahal pandemi Covid-19 di Indonesia belum terkendali.
Beberapa waktu lalu VP Corporate Secretary sekaligus Juru Bicara Tim Satgas Covid Ancol, Agung Praptono mengakui jika kendala terbesar menerapkan atau mengingatkan protokol kesehatan kepada pengunjung adalah saat mereka sedang bersama keluarga.
"Mereka dengan keluarganya, mereka lebih intens berkumpul atau berkerumun, menurut kami tantangannya itu karena ke pantai," ujar Agung kepada suara.com beberapa waktu lalu.
Tidak hanya itu, meski secara umum bisa dikontrol dengan baik oleh para petugas Satgas Covid-19 Ancol, namun kata Agung pihaknya banyak mendapati masyarakat yang merasa di pantai Ancol berkonsep outdoor atau di ruangan terbuka, sehingga dengan mudah melepas masker.
Meski begitu Agung dibantu dengan Satgas Covid-19 Nasional, TNI, Polri mengaku tidak akan berhenti membujuk dan memperingati pengunjung dan masyarakat untuk tetap patuh menjalankan protokol kesehatan saat berwisata, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.
"Kami pasti persuasif melakukan berpatroli keliling memperingatkan maupun mengingatkan pengeras suara yang disetiap titik. Kedua setelah diingatkan kami lakukan penertiban dari waktu acak masyarakat, untuk menunjukkan kita ada ketegasan," papar Agung.
Sementara itu seluruh kawasan Taman Impian Jaya Ancol, termasuk kawasan Pantai Ancol tetap akan dibuka dengan batasan pengunjung maksimal hanya 30 persen.
Aturan ini berlaku selama musim libur lebaran 2021 periode 13 Mei hingga 23 Mei 2021, dan jam operasional Ancol juga berbeda dari hari biasanya.
Baca Juga: Kakorlantas Siapkan 109 Check Point, Periksa Surat Bebas Covid-19 Pemudik
"Jadi khusus untuk dipantai misalnya jam 5 sampai jam 6 sore kita sudah woro-woro (pengumuman) untuk meminta pengunjung segera naik dari pantai dan untuk segera bersih-bersih, dan jam 9 malam kita sudah mulai memastikan pengunjung sudah meninggalkan area wisata," ujar VP Taman Impian, Ferdinand Gultom saat konferensi pers beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia