Suara.com - Kentang merupakan sumber karbohidrat yang baik. Tetapi selain nutrisi tersebut, kentang juga mengandung vitamin, hingga kalium.
Tetapi, beberapa penelitian mengatakan bahwa mengonsumsi terlalu banyak produk kentang berkaitan dengan tekanan darah tinggi. Namun, biasanya cara mengolahnya yang menyebabkan efek negatif, seperti menggoreng.
Padahal, kentang mengandung banyak nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Berikut empat alasan mengapa mengonsumsi kentang sangat baik, dilansir Science Alert:
1. Kaya vitamin C
Orang biasanya mengasosiasikan vitamin C dengan buah jeruk. Tetapi sumber penting vitamin C jika berdasarkan pola makan orang Inggris selama abad ke-20 sebenarnya berasal dari kentang.
Vitamin C penting karena tidak hanya mendukung fungsi kekebalan dan mengandung antioksidan, vitamin ini juga memainkan peran penting dalam membentuk jaringan ikat, yang membantu persendian bekerja dan menguatkan gigi.
2. Tinggi vitamin B6
Vitamin B6 adalah faktor pendamping penting (molekul kecil) di dalam tubuh. Ini membantu lebih dari 100 enzim dalam tubuh berfungsi dengan baik, memungkinkannya memecah protein.
3. Kalium
Baca Juga: Lansia Lebih Butuh Suplemen Vitamin daripada Orang Dewasa Muda, Kenapa?
Kentang panggang dan goreng mengandung kadar kalium yang lebih tinggi daripada kentang rebus atau kentang tumbuk. Olahan makanan tersebut mengandung sekitar sepertiga dari asupan harian yang direkomendasikan.
Memiliki potasium atau kalium dalam sel penting untuk mengatur sinyal listrik di otot dan saraf. Jadi, jika kadar kalium di dalam tubuh terlalu tinggi atau terlalu rendah, maka dapat menghentikan kerja jantungnya.
4. Bebas gluten
Kentang juga secara alami bebas gluten, jadi kentang merupakan pilihan yang bagus untuk penderita penyakit celiac atau yang perlu menghindari gluten.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat